Story cover for Langit Senja by _Rkyan27
Langit Senja
  • WpView
    MGA BUMASA 22,014
  • WpVote
    Mga Boto 2,170
  • WpPart
    Mga Parte 53
  • WpView
    MGA BUMASA 22,014
  • WpVote
    Mga Boto 2,170
  • WpPart
    Mga Parte 53
Ongoing, Unang na-publish Jan 11, 2023
Mature
Menit berganti keduanya mulai terdiam sambil memandangi hujan. Murid - murid terlihat berlarian menghindari rintisan hujan yang akan membasahi pakaian mereka. Belum banyak murid yang datang karena sedang hujan, orang - orang akan mencari alasan untuk bermalas-malasan di rumah. Teman - teman kelas mereka mulai berdatangan tapi tidak ada yang mengganggu keduanya. Mereka terfokus pada tugas matematika yang akan segera dikumpulkan hari ini.

" Lim suka hujan?". Tanya gadis itu pelan karena tak ingin mengganggu ketenangan pria itu. Pria itu hanya mengangguk sebagai jawabannya

"kenapa?".

"Hujan itu menenangkan dan menyenangkan. Dulu rumah gue sudah terlalu bising. jadi, gue butuh hujan buat nenangin gue". 

" bukanya hujan juga bising yah?" 

" hujan itu bising tapi memiliki ritme nada yang indah, hujan bisa dengan tenang meredam semua apa yang kita rasain dibumi. Mereka jatuh bersahut-sahutan dan akan begitu sampai dia berhenti. Hujan itu indah bagi mereka yang menyukai nya". Jawab Lim sambil menoleh ke arah Jennie

" Berarti Lim suka Jennie dong. Kan Jennie juga menyenangkan". Ucap Jennie dengan senyum lebar memperlihatkan  pipi gembul nya yang lucu.

"gue suka hujan bukan Jennie". Ucap Lim sambil menghela nafas

" Kalau Lim  suka sama hujan, Jennie suka sama Senja. Karena senja itu kamu. Lim Senja Buana". Ucap Jennie Sukses membuat keduanya menjadi bahan ledekan teman - temannya.
(CC) Attribution-ShareAlike
Sign up to add Langit Senja to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
JAM 3 SORE ni KOKOTA_
54 mga parte Ongoing
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
JAM 3 SORE cover
VALERIE cover
Fall in love with Ghost cover
Bulol [NOMIN]✔ cover
Standing With You (gxg) (completed) cover
U'RE MINE [END] cover
Gadis Hujan cover
 The Secret Of Love(lingorm) cover
Cuaca cover

JAM 3 SORE

54 mga parte Ongoing

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️