Antologi Puisi & Prosa
Buku ini adalah museum tentangmu yang kurekam dalam puisi. Kamu, umpama laut yang awalnya kutakuti. Takut untuk kuselami sebab aku pernah tenggelam. Tetapi ternyata, ombakmu tak sebesar yang kupikir. Menyelami laut tak lagi buatku kalut, melihat ombakmu yang tenang dan berbeda, membuka sudut pandang baru untuk berkelana. Kamu memilihku, dan aku pun memilihmu. Berlayar bersamamu dengan segala riuh jiwaku. Dan aku bersyukur, laut pilihanku tidaklah salah.