Diary
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 12, 2023
WpInfo
Poetry
Dulu dikala itu, kuingat senyum tulus mereka yang kusam sebab asap api lentera ... Melihat dan menungguku menggoreskan tinta disecarik kertas sekolahku ... Tangan yang kasar, dielusnya kepalaku dengan rasa cinta dan bangga ... Kini, tahun berganti tahun ... Aku bukanlah anak kecil itu lagi ... Pundakku sekarang terasa sangat berat, punggung serasa di ganduli sebongkah batu yg bobotnya tiada terkira, buat sukar bergerak terlebih bangkit . Pikiran kacau, dihantui rasa takut mengingat malam yang buruk penuh kebisingan Aku menjadi sosok manipulatif ,mencoba terus tertawa di depan ramainya manusia Namun di keheningan malam rahangku tertutup, dahiku mengerut, kepalaku tertunduk .mengingat semua yang mengusik jiwa . Langkah kakiku gontai,mudah terombang ambing bagaikan kapal kecil di tengah laut yg terhuyung ombak .. Acapkali dikeheningan malam Tak luput aku mengadu kepada Yang Maha Pemberi Bahagia Aku merindukan suasana dikala itu Bercerita dan tertawa dibalik kehangatan rumah dinding kayu yang mulai lapuk Tuhan, Terkadang terlintas dipikiran.dunia terlalu jahat untukku Aku bagai semut terinjak, dibiarkan mati tanpa simpati Ingin kuhempas semua amarah, berteriak sekencang kencangnya . Agar kesal di hati luluh lantah di bawa angin lalu pergi..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Ayesha Transmigration
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • ALVIN (On Going)
  • I Love You
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • 27 FEBRUARI

Warning!!! Ini agak mengandung keprikkan, alur suka-suka saia karena inpirasi dari saia sendiri. Tugas kalian menerima dan memberi dukungan, Saia suka jika di berikan saran bukan kritikan. Dan untuk plagiat mohon mundur say, saya benci orang yang tidak tau cara menghargai hasil karya orang lain. Ini kisah Ani gadis yang belum tamat SMK sudah mempunyai suami, awal bertemu karena seekor kucing yang membawa tali kutang, menikah karena permintaan terakhir Papanya, dan berencana bercerai setelah enam bulan menikah. Namun, akankah kisah Ani berakhir bercerai? Atau malah langgeng dengan suaminya? *** "Aduhhhhh." "Kamu gak punya mata, ya?! Jalan gak liat-liat!" "Eh! Lo gak punya mata buat liat gue punya mata apa gak?!" "Kenapa kamu yang nyolot?! Terus ngapain kamu ke rumah orang? Jangan-jangan kamu maling, ya?" "Maling-maling bakpao lo gede! Gue udah di izinin masuk sama Buk Fatimah, gue mau nyari-" "Apa kamu liat-liat?!" "Wahhhh, parah lo di tangan lo itu apa? Tali BH gue ini! Wahhh bangke lo! Mesum lo ya?" *** "Ani, Mak gak pernah minta yang aneh-aneh. Tapi, tolong sekali ini aja, Pak Fikri baik banget sama Mak. Mak bahkan gak tau caranya balas jasa Pak Fikri gimana, dan ini malah jadi permintaan terakhir beliau, mau ya, nak?" "Ani mau suami Ani gajinya 10 juta sebulan." "Gaji Ano 60 juta sebulan." *** "Saya tau ini berat buat kita, apalagi kamu. Kamu masih muda banget bahkan masih sekolah tapi harus nikah dengan orang seperti saya, saya udah tua sedangkan kamu masih belia." "Maksud saya, pernikahan ini memang gak bisa saya tolak. Jadi kita menikah tapi hanya enam bulan, setelah enam bulan itu kita bakal cerai. Kamu bisa kuliah tanpa tanggungan sebagai istri dan kamu bisa memulai hidup baru dengan pria yang kamu cintai." .Update saya coba konsisten setiap Selasa dan Minggu. Don't forget follow wattpad @Nunuraini Ig @nunurainini

More details
WpActionLinkContent Guidelines