Story cover for HALAZIA by Haebaragi13
HALAZIA
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jan 12, 2023
Mature
Mars....Planet yang tak mungkin dihuni oleh manusia, mulai membentuk peradaban. Waktu membuat planet merah itu menjadi hidup dan ditinggali manusia. Tanah, air, udara didapatkan manusia di tempat itu dalam jumlah terbatas. Hal itu yang menjadi penyebab utama munculnya kelas sosial yang menciptakan dunia gelap di planet merah tersebut. Di dunia gelap, manusia tidak mendapatkan persediaan air, udara ataupun tanah yang mampu dijadikan media untuk dihidupi tumbuhan. Keterbatasan didunia gelap menjadikan tempat ini suram, dan sering di hiasi kekerasan yang berujung dengan pertumpahan darah dalam setiap perebutan tiga benda berharga bagi manusia.

Dalam titik putus asa, satu dari banyaknya manusia penghuni dunia gelap memutuskan kembali ke bumi, dimana peradaban manusia muncul. Tempat yang diyakininya memiliki udara, air dan tanah tanpa batas. Yang bisa membuatnya hidup tanpa ada pertumpahan darah dan kekerasan.

Akankah perjalanannya kembali ke Bumi berhasil?
Mampukan dia yang berasal dari dunia gelap menciptakan dunia yang bersinar?

HALAZIA
All Rights Reserved
Sign up to add HALAZIA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Home? by Strand_Meer
38 parts Ongoing
Sebenarnya apa itu rumah? Apa itu hanya sebuah bangunan yang bisa dengan mudah di tinggalkan? Seperti apa rumah itu? Kata orang rumah adalah tempat yang nyaman dan hangat, tempat dimana kita bisa pulang dan beristirahat kala lelah. Rumah tidak hanya berbentuk bangunan, namun juga hubungan yang terjalin dan memberikan sebuah kenyamanan. Rumah juga sebuah tempat untuk tinggal serta melakukan hal-hal dari segi fisik dengan tentram, damai, nyaman serta menyenangkan bagi penghuninya. Angkasa tidak pernah merasakan itu, dia sendirian. Angkasa punya keluarga lengkap, kedua orang tua juga dua adik yang sangat Angkasa sayangi. Namun, mereka tidak pernah menganggap Angkasa ada. Kedua orang tua nya berpisah setelah adik-adiknya lahir, sang ibu membawa si bungsu dan ayah membawa si tengah. Mereka hidup bahagia dengan keluar kecil baru masing-masing, meninggalkan Angkasa sendirian di rumah sederhana peninggalan sang nenek. Angkasa sakit, Angkasa ingin berteriak pada semuanya jika dia juga ingin di perlakukan sama seperti anak-anak yang lain. Namun lagi-lagi semesta seperti tidak mengizinkan hal itu terjadi. Angkasa kembali di khianati dan di buang oleh orang-orang yang dia anggap rumah dan berharga, dua sahabatnya juga kekasih nya yang sangat dia cintai. Ternyata semua yang mereka lakukan selama ini padanya tidak benar-benar tulus, semua hanya permainan dan taruhan dari dua adik kembar nya. Bolehkah Angkasa menyerah? Angkasa sudah sangat lelah, tidak ada warna dalam hidupnya, semua abu-abu dan gelap. Bolehkah Angkasa berhenti berjuang? Namun tuhan membenci hamba nya yang pulang mendahului takdir. . . . . . Warning!!!! Brothership family story BXB AREA AWAS SALAH LAPAK KALAU GAK SUKA SILAKAN MELIPIR SAJA - Semua ide cerita dan nama yang ada didalamnya murni pikiran sendiri. - Jika ada kesamaan nama atau jalan cerita, bukan berarti plagiat. Karena ide cerita bisa saja sama. - Kalau gak suka, gak usah baca... - Cuma minjem visual . . . Start: 1 Mei 2024 End: . .
You may also like
Slide 1 of 10
Gangnam Avenue 9 cover
Putih [Gongfourz and Shindo/Yudoz] ✅ cover
His Secret • JoongHwa cover
Destiny [ Moonbyul x Jin ] cover
Home? cover
WAVE cover
The Blood Moon cover
Corsair Order : No Mercy, No Regrets cover
𝗚𝗹𝗼𝗯𝗮𝗹 𝗞𝗶𝗻𝗴 𝗦𝘆𝘀𝘁𝗲𝗺 🅴🅽🅳 cover
Atlan: Another World cover

Gangnam Avenue 9

31 parts Complete

Ada begitu banyak perempuan yang lebih memilih hidup untuk dirinya sendiri dengan jalan tidak berkomitmen dengan pria. Salah satu alasan mereka melakukannya karena mereka sudah merasa bahagia meskipun tanpa ada pasangan di sampingnya.Namun keputusan membutuhkan harga untuk membayarnya. Hidup Irene menjadi tidak tenang karena dengan terang-terangan keluarga terdekatnya justru mencibirnya. Hidupnya semakin tidak tenang karena rahasia hidup dua sepupunya. Ia mencoba menerima dan menyelesaikan semuanya pelan-pelan hingga masalah besar muncul karena ulah adik laki-lakinya, jelas cibiran terdengar semakin keras dan sampai jumpa ketenangan hidup yang ia impikan. Keputusan tidak akan muncul tanpa pertimbangan, begitu banyak alasan yang membuat jalan pikirannya berubah seratus delapan puluh drajat dari apa yang ia pikirkan ketika berusia belasan dan awal dua puluhan. Apa yang mengubah jalan pikirannya dan bagaimana ia menangani masalah dalam hidupnya yang jelas mengoyak harga dirinya, akankah dia menyerah atau bertahan dengan pemikirannya?