Inertia (TAMAT - LENGKAP)

Inertia (TAMAT - LENGKAP)

  • WpView
    Reads 56,974
  • WpVote
    Votes 6,365
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Sun, May 18, 2025
Selalu ada banyak pertanyaan yang muncul dalam pikiran seorang Gemintang Kanessa Adhitama. Apa? Mengapa? Lalu, bagaimana?Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar dalam benaknya seakan seperti milyaran bintang yang mengelilingi pusat galaksi. Namun, tidak dengan laki-laki itu. Dalam kepala seorang Ravindra Gibran, dia tak perlu dipusingkan dengan hal-hal semacam; Apa yang menyebabkan air sabun terasa lebih basah dibanding dengan air? Mengapa gelembung sabun terlihat warna-warni ketika terkena cahaya matahari? Bagaimana bisa gelembung itu selalu berbentuk bulat, meskipun alat pencetaknya tidak bulat? Seiring gelembung-gelembung air sabun yang beterbangan di udara, laki-laki itu terus mendentingkan tawa. Kontras dengan dirinya yang hanya bergeming menatap dalam kebisuan.
All Rights Reserved
#837
sains
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BANGUNKAN AKU SERIBU ANGIN (HaliTau/TauHali )
  • MY BEST ENEMY ( SUDAH TERBIT)
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Synesthesia
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Bersamamu
  • INHIBITOR KOROSI (TAMAT) ✔️
  • Horibble Woman (END)

"Bangunkan aku seribu angin," adalah petunjuk yang diberikan si pemuda misterius yang menjadi gebetan Taufan setelah mengakui cintanya. Tapi artinya apa, sih? Masa ia disuruh membangun seribu candi angin kayak Bandung Bondowoso? Sayangnya, Taufan tidak punya kekuatan sosial untuk bersekutu dengan para jin yang bisa membantunya membangun seribu candi dalam semalam. "Gimana caranya hamba bisa dapetin turbin angin, Guru?!" Gempa merogoh kantong celananya, menarik sebuah ponsel pintar yang tidak serasi dengan janggut putih Santa Claus-nya. Ia mengetikkan sebuah pertanyaan di bar pencarian. Beberapa detik kemudian, matanya membelalak sampai nyaris keluar. "Dengar, Guru tidak bisa membantumu kali ini." Gempa membalikkan layar ponselnya ke arah Taufan. "Guru tidak yakin kita punya biaya sebanyak ini." Taufan mengernyit untuk memperhatikan angka yang tertera. Detik selanjutnya, ia terempas ke belakang melihat deretan angka yang jumlah nolnya melewati batas layar ponsel Gempa. Tangan-kakinya kejang-kejang bagai cacing tanah kurang air. HaliTau/TauHali insert GemFang. Perhatian! Fiksi penggemar ini mengandung poin-poin di bawah ini. ※ Shounen-ai/Boy Love. ※ Pair yang muncul adalah HaliTau/TauHali dengan sedikit GemFang. ※ Elemental Brothers adalah individu berbeda tanpa hubungan darah. ※ Alternate universe: all human, tidak ada unsur fantasi seperti Power Sphera, jam kuasa, dan semacamnya. ※ Perubahan usia karakter. Bagi Anda yang merasa tidak keberatan dengan poin-poin di atas, silakan lanjutkan membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines