Aku Dan Dia (ON GOING)

Aku Dan Dia (ON GOING)

  • WpView
    Reads 1,760
  • WpVote
    Votes 563
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 11, 2023
Prolog. "Disini Dingin dir,Kita pulang aja yuk". Alby membujuk Dira agar ingin pulang bersama nya. Dira kembali berjalan menjauhi Alby ditengah hamparan malam dengan air mata yang terus mengalir. Sakit sungguh sakit yang ia rasakan. "Tega ya kamu, Ayo putus.." Alby tidak terima dengan perkataan Dira lalu menampar Dira dengan keras. PLAKK.. "GILA KAMU,AKU GAMAU!!". Tegas alby pada Dira. Dira menatap Alby dengan kecewa dan mata yang berkaca-kaca.. "Aku capek Alby,apa yang enggak aku kasih ke kamu tapi kamu tega giniin aku? Kenapa harus AKU DAN DIA!". Tangisnya pecah seketika di iringi guyuran hujan deras dimalam itu.
All Rights Reserved
#356
terimakasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • After You, The Rain Felt Different
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Cinta di Ujung Takdir
  • Doubt
  • Farabie
  • COMPLICATED
  • Liora

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines