Story cover for JONATHAN  by Henzie_Akhihiro
JONATHAN
  • WpView
    Leituras 62
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 62
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em jan 14, 2023
Setelah siuman dari koma, Nathan terkejut ketika dia terbangun dalam tubuh sahabatnya; Jojo yang menolongnya setelah diserang kelompok antar sekolah yang melakukan tawuran, dan melukainya dengan senjata tajam. 

Dia berfikir bahwa reingkarnasi, ataupun transmigrasi jiwa itu hanya ada didalam dunia novel fantasi belaka. Namun, ini nyata; Nathan mengalami itu. 

Saat ini dia berada dalam tubuh Jojo. 

Tak selang setelah dia sadar, kedua sahabatnya Billy, dan Askara datang dengan penampilan yang tak biasa. Lebih seperti seorang ubin masjid, dengan baju koko, dan lengkap dengan peci. 

"Jo, lu udah bangun! Eh, Ka. Cepet panggil doktenya, sama adeknya Jojo juga."


"Iya." Askara hendak berlari pergi namun langkanya terhenti ketika Nathan menghentikannya. 

"Bill, Aska. Ini gue, Nathan!"
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar JONATHAN à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#72jojo
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
AL AL GANG [Complicated], de rtnkrtsr
34 capítulos Concluída
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Kutukan Tumbal cover
AL AL GANG [Complicated] cover
Misteri Rumah Tua cover
Grandes High School (Leslie) (Proses Penerbitan) cover
Siapa Dalangnya ? (END) cover
Imaginary Boyfriend cover
All Eyes On Me cover
STEP INTO THE BEAT || JIHOON KYUNGMIN cover
AILAH(END)✅ cover

Kutukan Tumbal

51 capítulos Concluída

Kaila hanya menginginkan ketenangan di sekolah barunya, terlepas dari takdirnya yang dapat melihat makhluk tak kasat. Namun, bagaimanapun Kaila berusaha mengabaikannya, Jean-sang cowok hits sekolah-dan nyawa-nyawa yang terancam lainnya membuat Kaila harus terjun di tengah-tengah misteri kutukan yang meminta tumbal. *** Ketika ibunya mendapatkan pekerjaan di kota sebagai asisten rumah tangga dan majikan ibunya menawari Kaila kesempatan untuk bersekolah di sekolah bagus tanpa memikirkan biaya, ada perasaan mengganjal yang dirasakan Kaila sebagai gadis indigo. Tak lama, Kaila mendapati sekolah barunya merupakan rumah sakit yang penuh sesak dengan makhluk tak kasat mata yang ingin dia jauhi. Namun, kenyataan tidak berjalan seperti keinginannya ketika sosok hantu menuntut bantuannya, belum lagi Jean-sang cowok hits sekolah-yang ingin mengakrabkan diri mengundang lirikan tidak suka dari gadis-gadis yang mengaguminya. Sialnya, sebuah kutukan yang sempat Kaila jumpai seakan mengikutinya dan mulai menuntut bayaran nyawa, termasuk nyawa Jean. Kaila memutuskan dia tidak bisa lagi memalingkan muka, tetapi bagaimana jika rahasianya terbongkar?