The Wrath Of The Savior (End)

The Wrath Of The Savior (End)

  • WpView
    Reads 29,362
  • WpVote
    Votes 1,343
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2024
Bagaimana jadinya kalau seorang gadis pemarah tiba-tiba bertransmigrasi ke tempat asing bak negeri dongeng? Itulah yang saat ini dirasakan oleh seorang Sania Nadira, gadis bermanik coklat, berpipi tembem dengan minus akhlak, otak lumayan cerdas, pemarah handal, tidak punya seorang temanpun, pintar bela diri, pembuat onar, tidak suka diusik, cantik tapi sayang tak ada seorang cowok pun berani menggodanya. Semua orang menganggapnya gadis gila yang pemarah. Kerena setiap hari yang di laluinya hanya mengenal kata marah. Ia menghargai semua ingatannya dan itu di simpan rapat di benaknya. Lalu bagaimana jika setelah bertransmigrasi ke dunia bak negeri dongeng, kejadian tak terduga membuatnya ingin menghapus semua ingatannya. Apakah Dira mampu bertahan hidup di tempat aneh itu? Kenapa tiba-tiba Ia muncul di tempat aneh itu? Apa hubungan Dira dengan tempat itu? Lalu apa penyebab amarah meledak dari seorang Sania Nadira? #Transmigrasi #amarah #Gila
All Rights Reserved
#439
tahta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLO
  • Transmigration is poor 21++
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • Our Transmigration? Our? [ON GOING]
  • What, Selir Agung?! (Telah Terbit)
  • Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)
  • I'm Aurora (End - Terbit)
  • Aku Terlahir Kembali (End)
SOLO

"Kalo masih punya otak MIKIR" bentaknya sambil menatap nyalang. "Lo masih tinggal disini cuma karena kita semua kasian, ngga usah drama!" "Pernah kepikiran hidup bebas diluar? Lakuin aja, Papa malah seneng kalau kamu inisiatif gitu. Seenggaknya Papa bisa bilang ke semua orang kalau Arsena Bhaskara mati kecelakaan dan mayatnya tak ditemukan." sarkas Papa dari kursi reot disana. Bahagia, nyaman atau aman? apa itu. Bahkan jika di kesempatan ini diberikan tak mungkin Dion membawa tubuh ini kembali ke neraka berkedok rumah itu. Ini kesempatan kedua mereka, kehidupan kedua yang tak boleh di sia-siakan. Pergi meskipun menapaki jalan hidup susah tanpa siapapun. Bertaruh mematikan rasa dalam hati agar tak diinjak seperti dulu. Karya original author, tandai typo ya! Ini cerita kedua setelah non fiksi pertama hehehe. Kasih dukungan vote dan komen biar semangat bikin cerita terus. #1 Arsena (08/06/24) #1 Transmigrasiboy (08/06/24)

More details
WpActionLinkContent Guidelines