Ku kira (kamu) Takdir ku

Ku kira (kamu) Takdir ku

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 1, 2023
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Hallo,bunda?bunda duduk di shaf mana dhira bingung?" Kebingungan berjalan mencari bunda kesana kemari "Bunda ada di shaf depan sebelah kanan nak, kamu dimana? Bunda dari tadi nyari kamu loh" "Dhira di shaf paling belakang, sebentar bunda sekarang dhira kedepan, jangan di tutup dulu telponnya .." Setelah dhira mendapat informasi bahwa bunda berada di shaf paling depan ia,langsung bergegas untuk ke shaf paling depan dan telpon berlangsung untuk mempermudah ia mencari bunda ketika, ia berjalan tak sengaja ia melihat laki - laki yang selama ini ia tunggu kedatangannya. Dhira diam tak bergeming melihat laki laki yang selama ini ia cintai berada dalam majlis yang sama . Allah mempertemukan kembali setelah 6 tahun lamanya tak bertemu . Ponsel dhira terjatuh suara bunda tak terdengar lagi, nafasnya memburu, air mata jatuh tanpa suara, mata nya enggan berkedip karena melihat laki-laki yang selama ini ia cintai bersama perempuan lain.
All Rights Reserved
#494
dalamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diam Yang Terpilih
  • Halaqah Rasa
  • My bastard husband
  • Cinta Ikhlas
  • Masa Lalu Dan Hijrahku (TAMAT)
  • Alhamdulillah Berjodoh
  • Kamu Anugrah Terindah
  • Cinta Dalam Iman

[COMPLETED] Keterkaitan cerita #6 Humaira gadis lugu yang terperangkap cinta dalam diam yang tak terelakan. Arkan sosok lelaki yang memiliki segudang pesona telah mengurung Humaira dalam keterdiaman yang dia pilih. Bisakah Humaira menjaga hatinya? tetap terpaut dengan ajaran islam yang selalu keluarganya tanamkan sejak kecil. Disaat tertimpa rasa, Tidak ada pilihan lain selain menikah jika rasa ini terendus oleh keluarganya. karena itu yang terbaik. Maka, Humaira memilih cara ini yakni diam. Mampukah Humaira? membuat dinding kokoh agar rasa itu tak terlihat. lalu, bagaimana dengan Arkan? lelaki yang tak pandai berekspresi. Perangainya misterius dan begitu dingin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines