MY HERO
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 15, 2023
Dijaga oleh Dua cowok ganteng yang berstatus sebagai kakaknya dan Satu cowok maskulin yang berstatus sebagai sahabatnya. Kedua kakak yang menjaga layaknya polisi dan sahabatnya yang Dua puluh Empat jam ada untuknya. Pacaran sudah tidak di butuhkan lagi, kurang apalagi Tiga cowok ganteng ini. Kaya Tenar Loyal Suka menabung Dan ketceh Tapi kenapa cewek satu ini masih saja belum bisa tidur dengan tenang? Karena belum mati. Benar juga. ... "Nanti kalau lo udah gede cari suami yang kayak Papah." "Kenapa harus kayak papah? Tumben gak kayak lo?" "Kalau kayak gue anak lo nanti manggilnya abang bukan papah, hahaha." "Gajelas. Lagian siapa juga yang anggep lo abang." "Durhaka lo!" ... "Jangan nikah dulu sebelum gue mati." "Iya kalau Abang yang mati dulu, kalau El dulu gimana?" "Ya itu urusan lo." "Lucu lo gitu bang? Kampret!" ... "Gue mau punya anak Sebelas." "Kalau gue sih ogah punya anak." "Kenapa? Lo gak kasian sama suami lo nantinya?" "Gue lebih kasihan ke anak gue nanti, punya emak bodoh." "Yaudah nanti gue ajarin." "Gak usah." "Ajarin bikin anak maksud gue." "Bang Ken sama Bang Aksa ada di samping lo, Lupa??" Pemuda itu langsung menoleh. Tatapan mematikan langsung tertuju kepadanya. "Hehehe. Bercanda Bang."
All Rights Reserved
#6
jamansma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • No Longer Mate
  • My Friend Is My Strength
  • Arsyilazka
  • ALSTARAN [END]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Kisah Akala
  • DANADYAKSA
  • Because I'm Stupid (End)

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines