Dia Ranasha

Dia Ranasha

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 27, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Katanya, jangan sakiti hati penulis atau kamu akan abadi dalam suatu karyanya. Dia Ranasha, begitu kencang menyuarakan cintanya, Namun itu bukan jaminan bahwa rasanya akan terbalaskan. satu tahun lebih rasanya bertahan dengan sebelah tangan. Lantas apakah dia akan kokoh dengan rasanya yang abai dengan luka? Memulai lembaran baru dengan atau tanpa pangeranya? "Cukup sampai disini sabarku Nath, tentang kamu... Selesai. Semoga rasaku tidak habis sampai sini ya...?" "Sudah cukup lukanya luka darimu, keluarga, juga lingkunganku. Yang dibutuhkan sekarang adalah sadarku." MAAF GENRE CERITANYA AKU RUBAH LAGI SOALNYA YANG KEMARIN GAK NGEFEEL THANKS YANG BACA AND SORRY. JANGAN LUPA VOTE KOMEN AND FOLLOW GUYS.
All Rights Reserved
#308
strictparents
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN [Selesai]
  • Remember Me
  • Juan [REVISI]
  • Air Mata Elara
  • EPIPHANY
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • GERA (SUDAH TERBIT)

Sequel dari cerita BULBUL! [ Usahakan follow dulu sebelum baca wk ] Yang belum baca cerita BULBUL! Disarankan sebelum baca ini, silahkan baca terlebih dahulu. Masih komplit, namun belum di revisi; _Happy reading_ Blurb: 13 tahun sudah Kenzo pergi. Pergi untuk selamanya, tak akan pernah kembali, tak akan pernah ada yang membela dirinya, tak ada pelindung bagi dirinya lagi seperti dulu. Sekarang Bulan hanya bisa berangan saja tentang semua itu. Dan akibat kejadian itu, Bulan harus menanggung kebencian Winda. Tidak! Sungguh, Bulan tidak membenci Kenzo akan hal itu. Bahkan Bulan membenci dirinya sendiri. Lantas, kenapa tidak dirinya saja yang pergi, kenapa harus Kenzo? Jika dia yang akhirnya akan dibenci, dibenci Mama. Percayalah itu lebih menyakitkan dari apapun. Tapi, apakah seorang Ibu bisa benar-benar membenci darah dagingnya sendiri? _____________ "Gue gak ada perasaan sedikit pun sama Lisa. Lo jangan marah kaya gini, gue anggap Lisa cuma sekedar teman, gak lebih." "Tapi Van---" "Dan satu lagi. Lisa itu di Jakarta gak punya keluarga Bul. Orangtuanya di luar negri, gak kaya lo atau gue yang masih ada orang tua disini. Lo tau, Lisa cuma punya gue disini." Percakapan dirinya bersama Devan beberapa waktu lalu, terus terngiang di telinganya. Apakah dirinya memang tidak bisa merasakan kebahagiaan sedikitpun? Setidaknya Bulan ingin merasakan kebahagiaan walaupun itu dari orang lain. Tapi, nyatanya semesta memang tidak membiarkan akan hal itu. __________ Start: 10 September 2021 Finis: 06 Januari 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines