PRAGMA
  • WpView
    Reads 888
  • WpVote
    Votes 252
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 18, 2023
Cempaka rasanya seperti tersedak piring tatkala melihat Keenan Bhumi Aditama menungguinya di rumah sakit. Pasalnya Ken itu sangat sombong dan banyak bermasalah dengan Cempaka. Apalagi setelah diingat-ingat ia pingsan karena berkelahi dengan Ken. Namun bukan itu yang membuat Cempaka kaget sebetulnya, melainkan tubuh Ken yang transparan sehingga bisa begitu saja ditembus oleh perawat. Tatapan Ken juga terlihat putus asa, padahal sebelumnya tatapannya selalu penuh kesombongan seolah dunia bisa ia genggam dengan mudah. "Sebenarnya Ken ini apa?'
All Rights Reserved
#958
psycho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Tentang Azriel
  • My Beloved Revenge [END]
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Perkara Cinta Yumna
  • Last Assignment
  • Secret ALTA

FOLLOW : @wattpad_plavana03 [Janlup follow dan vote ya! Biar tau kalau update cerita terbaru] Untuk kita, yang dipaksa ikhlas ketika sesak, dan dipaksa mati dalam cerita sendiri. "Kemana perginya mereka?" "Pergilah disaat kamu senang, dan datanglah disaat kau membutuhkan cahaya. Sama seperti bintang yang menerangi langit gelap, disaat rembulan tak kunjung datang." -Elektra Pramoedya. "Semua manusia itu egois. Yang membedakannya hanyalah kadarnya" -Xayara Rayana Deamore. "Dunia itu baik. Bagai tokoh yang memakan hal buruk dalam diri manusia. Namun, aku adalah makanan yang membuat tokoh itu alergi." -Eunio Astrazna Reberturs. "Aku adalah rembulan yang akan menerangimu dengan bentukku yang berbeda." -Adarano Hwenzania Qwertynus. HIGHEST RANK : #1 in Pramoedya #1 in Rumah Kecil

More details
WpActionLinkContent Guidelines