Tirai Allah

Tirai Allah

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 11, 2023
Dia yang gue anggap sebagai saudara, dia tempat gue bercerita dan dia segalanya bagi gue, ternyata dia adalah seorang munafik yang Menyembunyikan diri dengan perilaku nya yang baik. Karenanya, aku pergi dengan meninggalkan dendam yang begitu besar. Dendam untuk si munafik
All Rights Reserved
#609
munafik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • terlambat
  • Rela
  • jangan sakiti aku
  • You are in my past and my future [END]
  • CUPU  [Zayyan xodiac]
  • Believe (END)
  • I'm RF
  • The Dark Side(END)
  • Love a long

[COMPLETED] WAIT, aku mau ngeWARNING! Dalam cerita ini mengandung kekerasan fisik dan seksual, jadi mohon untuk para pembaca cermatlah dalam memilih cerita. Terimakasih! By : Cierra_An 💔💙 Desc: Ku tahan semua rasa sakit ini demi bisa mendapatkan hati mu dengan utuh. Kamu menyakiti ku terus menerus dengan masa lalu mu meskipun itu hanya untuk balas dendam karena masa lalu mu menyakiti mu. Pernah terlintas untuk pergi dan melepaskan mu untuknya tapi hati ini menolak itu karena kamu adalah separuh hatinya yang harus di miliki dan menyatukan hati mu dan hatiku. Ku sakit melihat mu tertawa dan tersenyum padanya meskipun itu untuk membalas dendam, tapi aku merasa kalau kamu masih memiliki separuh hati mu untuk masa lalu mu itu. Kamu tidak pernah menggenggam tanganku seperti kamu menggenggam tangan masa lalu mu. Kamu juga tidak pernah mencium ku begitu lembut seperti masa lalu mu. Kamu bukan menyakiti fisik ku saja tapi hati ku, dan itu benar-benar sangat sakit dan aku terlihat menyedihkan dalam mencintai mu. Seandainya saja aku bisa pergi dan menghapus nama mu di dalam hidup ku mungkin sekarang aku telah bahagia dengan orang lain tapi dengan bodohnya aku bertahan dan bertahan entah sampai kapan hati ini bertahan dari kesakitan ini. Aku mohon beri sedikit hati mu untuk ku, hanya sedikit agar aku tidak merasa begitu sakit mencintai mu, tapi itu tidak mungkin kan hahaha. "Aku pergi, selamat tinggal" aku sudah menyerah dan mungkin tidak akan kembali pada mu kasih. Selamat tinggal aku menyerah dengan cinta ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines