" My Cool husband "

" My Cool husband "

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jan 17, 2023
Sebuah cerita yang menceritakan pertemuan seorang perempuan bernama " alenia arabella saputri " dengan seorang lelaki " revan adittya erlangga " yang membuat keduanya terjebak dalam ikatan suci sebuah pernikahan yang terjadi karna adanya ketersengajaan. " What, gue harus nikah sama tu cowo? omaygat mimpi apa gue semalem dapet calon suami cuek kayak gitu, romantis engga,tekanan batin iyaa". Ucap bella dengan nada frustasi. " Kalau bukan gara gara ga sengaja gue cium bibir lo dan itu bakalan ngerusak reputasi gue sebagai ceo , ga sudi gue nikah sama cewe gajelas kaya lo". Ucap Revan Bagaimana kisah mereka selanjutnya?apa bakalan tumbuh rasa cinta di hati mereka? selamat membaca ya semoga kalian suka.cerita pertama yang aku buat, karna iseng aja si awalnya hehe, dan disini aku masih perlu bimbingan serta saran maupun kritik dari athour dan readers yang lain dalam cerita yang aku buat ini, karna ya jujur aku masih penulis yang masih amatiran. 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘧𝘪𝘵𝘳𝘪
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AL AL GANG [Complicated]
  • Too Far to Hold [COMPLETED]
  • KENAN [END]
  • Happiness
  • The Pilot's Wife [END]
  • Pergi Untuk Kembali (SLOW UPDATE)
  • Stay? [COMPLETED]
  • Putra, Putri, & Perjodohan [END]

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines