Nina and The Nine Nephews

Nina and The Nine Nephews

  • WpView
    Membaca 65
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 18, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kehidupan seorang gadis bernama Nina yang selalu sibuk mengurus kesembilan keponakannya. Mentang-mentang dirinya anak bungsu, ketiga kakaknya dengan seenaknya selalu menitipkan anak mereka pada Nina. Masa muda Nina dihabiskan untuk menjaga keponakannya. Katanya sih sekalian belajar mengurus anak. Tapi hey.. Bagaimana Nina akan mengurus anaknya kelak jika calon suaminya saja tak punya. "Nina tuh sering disangka mamah muda.. gimana cowok mau deketin!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#430
somplak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menyesal Telah Menyakitimu
  • Playful Kiss
  • SEPARATED BROTHER [END]
  • Wrongful Encounter [COMPLETED]
  • Lembayung | HIATUS
  • THE FAMILY I (HATED) LOVED
  • ALVISTA
  • Bukan Sekedar Kagum

"Aku nggak mau susui bayiku, aku takut dia ketagihan dengan asiku, dan aku mau... mama dan papa mengaku kalau bayi itu adalah anak mama dan papa, anak kandung mama dan papa, dan bayi itu adalah adikku! Bukan anakku!"ucapnya amat tegas, mau tak mau, rela tak rela dan semua ini terjadi karena seorang pria bernama Bian yang sudah menyakitinya sebegitu dalamnya, memanfaatkannya, menipunya dan terakhir... pria itu mengkhianantinya, menduakannya dengan cara menikah lagi.... Jadi, wajar aja kan, Nina yang baru berumur 19 tahun, tak mau repot dan malu, mengaku kalau bayi merah yang baru dia lahirkan adalah anaknya! Tapi, bayi itu adalah adiknya! *** "memang apa yang kamu harapkan,? di cintai, di sukai olehku secara murni? sadar diri, Nina. Kamu hanya gadis kampung yang beruntung dinikahi pria kaya kota sepertiku! Berterimakasihlah pada tubuhmu, berkat dia aku sudi melirik denganmu." Nina hanya diam, tak membalas ucapan Bian, pikirnya tidak usah mengotori mulut untuk membalas ucapan jahat pria itu. Cukup menjauh, menghilang, agar tak melihat pria bajingan itu lagi, itu yang harus dia lakukan. sesegera mungkin!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan