Mentari

Mentari

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 28, 2023
Kadang, ketika kamu sedih, kamu menyendiri. Karena kamu tau satu-satunya orang yang mampu membuatmu tersenyum kembali adalah dirimu sendiri. -Audya Mentari. Munafik kalo gue enggak suka sama lo. -Alvaro chairo Damian- Mencintai dalam diam mungkin membuat keadaan baik-baik saja -Ansel Rajendra-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • Melepas Cinta
  • Hitam Putih Cinta [Terbit Ebook]
  • We're destined to met, not to united.
  • Why Should You ?
  • Epiphany [Completed]
  • Segitiga [END]
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • ALVINA
  • Sebuah Rasa

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines