HANYA SATU KEPING HATI

HANYA SATU KEPING HATI

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 15, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Dia tidak pernah merasakan bahwa air mataku tumpah, menggenang bersama rasa-rasa yang tak mau hilang. Dia tetap menjadi muara dari segala macam asa, dari segala sisi rasa, dan dari segala makna cinta di bumi, bagiku. Saat bibirku dipaksa mengucap nama lain, hatiku melafalkan namanya dengan begitu fasih. Senja memisahkanku dengan dia, tetapi namanya terngiang selalu di dinding gendang telingaku. Menghantuiku dengan perasaan yang bersalah. Aku selalu takut membuatnya patah dan hilang arah. Aku selalu mundur karena maju takut membuatnya semakin terbentur. Namun, aku lupa bahwa yang membuatnya sakit adalah caraku yang hilang dan timbul. Aku selalu hidup dalam jangkauannya, meski dia tidak pernah tahu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 180° [END]
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • My Junior My Love ✔️
  • N O R A [on going]
  • Redamancy  (MEES HILGERS)
  • Semu [Completed]
  • Hypocritical (Zeedel)
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]

🌼 Follow akunku sebelum membaca! 🌼 Dilarang plagiat karena ide itu MAHAL! 🌼 Status cerita sudah end, jadi bisa marathon sampai akhir. 🌼 Jangan lupa vote dan komen saat membaca, agar Author tahu kalian benar-benar ada dan nyata. Blurb : Apa jadinya jika gadis cantik dengan predikat kaya raya, arogan, penuh kekuasaan dan kerap menindas orang lain mendadak berubah dan justru berbalik 180°? Bagaimana dengan lelaki jenius dengan penampilan cupu, bertubuh gemuk, kacamata yang bertengger di hidung dengan tambahan tompel besar di dahinya mendadak berubah 180° menjadi lelaki tampan dengan karisma yang kuat? "Jodohin Aga sama dia, Pa." -------------- "Sahara nggak mau di jodohin, Pa." -------------- "Ya, lo harus mikirin dari sekarang, lah. Pokoknya, nikah sama gue harus bisa kasih gue dua pasang anak kembar! Kalau enggak, gue poligami. Mau?" -------------- "Jadi milik gue, setelah itu menderitalah selamanya dan jangan berharap untuk bahagia!" -------------- "Lepasin, aku! Biarkan aku menerima karma tanpa harus kamu yang bertubi-tubi menghujani luka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines