Kisah Pohon Kayu (KPK)

Kisah Pohon Kayu (KPK)

  • WpView
    LECTURAS 205
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 9, 2025
Sengon Muda terkenal sebagai tukang omel, gerutu dan mengeluh nomor satu di tanah lapang. Tiada hari tanpa mengeluh atau mengomel, itulah dia. Ia bermimpi hidup di tepi tanah lapang agar tidak terlalu kencang tertiup angin, tidak terlalu kepanasan terkena terik matahari dan tidak terlalu basah kuyup tersiram hujan. Badannya pegal, tubuhnya kotor dan kedinginan setelah angin kencang dan hujan menghantam. Itu keluhan utama Sengon Muda. Di usianya yang ketiga tahun, ia diberitahu empat rahasia oleh tetua tanah lapang, Mangga Golek. Rahasia yang mengagetkan dan membuat malu sengon. Apakah Sengon Muda tetap ingin hidup di tepi tanah lapang seperti pohon yang lain? Bagaimana sengon menghentikan kebiasaan buruknya? Apakah ia bisa berhenti menjadi tukang gerutu nomor satu? Temukan jawabannya dalam cerita anak Kisah Pohon Kayu besutan Naledokin dalam event dengan Lilo dari Penerbit Lovrinz. Semoga suka, menikmati dan merasakan manfaat dari kisahnya. Testimoni Masyaallah. Manis, Kak Naledokin sukaa. Saya ikut belajar ini, memakai warna lokalitas. Tabaarokalloh - Kayla Mubara, Penulis Buku 12 Dongeng Paling Seru Makin lama ceritamu semakin mengalir Mbak, alhamdulillah, bagus - Sri Agusrini, Ibu lima anak penyuka baca dan buku Masyaallah cerita tentang pohon tokohnya keren - Asri Mulya, Penulis Cerita Anak Zikri Anak Saleh
Todos los derechos reservados
#79
cerbung
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Memeluk Pohon [Completed]
  • Alam
  • Kaysia Alvharizy  (TAMAT)
  • Micha and Brother
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • ON SIGHT (Completed)
  • Find Your Prompt
  • Kenapa?
  • Cinta Terlarang Seorang Guru

"Bunuh Saja Aku, Tuhan" Karya Kelvin A. Purnomo Bunuh Saja Aku, Tuhan bukan tentang kematian fisik. Ini adalah jeritan batin dari seseorang yang merasa hidupnya telah kehilangan makna, bukan karena ingin menyerah, tapi karena ia ingin mengakhiri bagian dari dirinya yang kalah, bagian yang takut, malu, atau merasa tak layak hidup. Ini adalah permintaan simbolik: "Bunuh bagian dari aku yang lemah, agar aku bisa membangun kembali versi diriku yang lebih jujur, lebih berani." Dalam cerita ini, Arka tidak sedang mencari jalan pintas. Ia justru sedang mencari cara untuk tetap hidup, meski dengan segala luka, kehilangan, dan kesalahan yang pernah ia buat. Dan saat ia hampir menyerah, yang ia minta dari Tuhan bukan akhir dari napas, tetapi kemampuan untuk memulai ulang. "Bunuh Saja Aku, Tuhan" bukan kisah tentang kematian, tapi tentang bertahan. Tentang keinginan untuk hidup meski tak selalu sanggup. Tentang seorang anak muda yang berusaha mengerti dunia, juga mengerti Tuhan yang kadang terasa terlalu diam.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido