Garis Takdir

Garis Takdir

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Garis Takdir Ia pernah mencintai dalam diam- menyebut satu nama dalam doa, namun tak pernah berani menggenggamnya dalam nyata. Waktu memisahkan mereka. Dua tahun berlalu, hingga sebuah pertemuan tak sengaja menghadirkan laki-laki asing yang perlahan mengajarkannya membuka hati. Bukan untuk melupakan, melainkan belajar bahagia meski satu nama masih ia simpan rapi di sudut terdalam. Saat ia hampir yakin untuk melangkah, saat ia hampir berkata ya pada masa depan yang baru- masa lalu yang paling ia cintai kembali datang. Bukan dengan rindu. Bukan dengan penyesalan. Melainkan dengan sebuah lamaran. Kini ia harus memilih: hati yang perlahan pulih, atau doa lama yang akhirnya dijawab. Karena jika cinta memang sudah menjadi garis takdir, maka semesta akan selalu menemukan caranya untuk mempertemukan. "Jika memang sudah garis takdirnya kamu milikku, maka laki-laki manapun tidak akan bisa merebutmu." Cr: 2025 The Ar Noon
All Rights Reserved
#80
jaeminnct
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor ✓
  • Second
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • JEEVANA
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Given || Ju Jihoon

Dalam sebuah novel, Cressilia Arunika Dananjaya hanyalah figuran. Namanya muncul sekali, lalu dia mati. Masalahnya, ia terbangun sebagai Cressilia, bertahun-tahun sebelum kematian itu terjadi. Gadis ini bukan tokoh utama. Tidak punya peran penting. Bahkan tak tercatat di blurb cerita. Tapi dia tahu satu hal: jika cerita ini berjalan seperti seharusnya, ia akan mati di rumah sakit, dan dunia akan tetap baik-baik saja tanpanya. Dia tidak ingin mengubah alur. Tidak ingin merebut peran siapa pun. Dia hanya ingin hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines