ZEO
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 7, 2023
Serakah adalah salah satu sifat manusia yang paling dibenci manusia lain sekaligus kenikmatan duniawi yang tanpa tau kapan batasnya. Zeo perumpamaan dari sifat tersebut. Perempuan dengan julukan 'Maniak Prestasi' karena memang sesempurna itu ia dimata orang lain. Sampai Zeo bertemu dengan orang yang mengetahui titik kesalahannya dan akan menjadi bom waktu atas pencapaiannya selama ini. Kini terbagi menjadi dua aktivitas antara meneruskan pencapaiannya sehingga kata sempurna tidak akan pernah punah untuknya atau mencegah orang yang mengetahui titik kesalahannya. Zeo, mampu melakukannya atau tidak? [CERITA INI HANYA SEBUAH FIKSI, KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT, LATAR KEJADIAN MURNI KETIDAKSENGAJAAN! CERITA INI JUGA MENGANDUNG UNSUR KATA-KATA KASAR DIHARAP PEMBACA BIJAK MENILAINYA]
All Rights Reserved
#47
alden
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • My Teacher [END]
  • Psikopat Digital? [End]
  •  ANATHA
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • ABINARA [SUDAH TERBIT]
  • See You After Midnight [END]
  • SWITCH [End]
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines