Selalu menanti [On Going & Revisi]

Selalu menanti [On Going & Revisi]

  • WpView
    Reads 1,420
  • WpVote
    Votes 1,066
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah pertemanan yang bertemu kembali. Ia adalah Azizah Dan Riyu Pada kisahnya setelah mereka lulus SMA, Itu menjadi awal perpisahan keduanya. Riyu dan keluarga memutuskan untuk pulang ke kampung halaman, sementara azizah sendiri pergi ke perkotaan. Karena ekonomi mendesak, riyu terpaksa meninggalkan keluarganya di kampung halaman dan pergi ke kota, tepatnya menumpang di rumah azizah. Orang tua azizah mengizinkan dengan syarat riyu tidak membuat masalah, serta tidak boleh macam-macam di dalam keluarga azizah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tahajjud Cinta [END]
  • Seolah 2 pandang Part 1 (End)
  • Stay With The Rain
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • VALENT
  • Your Past
  • Awan Hiasan [terbit]

[SEKUEL TAKDIR CINTA] Memperjuangkan cinta melalui shalat tahajjud? Emang ada ya? Apa jadinya jika kita mencintai seseorang, tetapi hanya bisa berjuang melalui tahajjud dan do'a? Begitulah kisah Rafzan, si cowok berandalan dengan Adilla, si gadis muslimah. Rafzan Rafassya Al-Fathir, seorang cowok berandalan yang disuruh sang Papa ke sebuah pesantren agar bisa merubah sifatnya. Sampai dimana, di sana ia bertemu dengan seorang gadis berhijab yang mampu menanamkan perasaan berbeda dihatinya. Ia berusaha mendekati gadis itu, tetapi selalu saja gagal. Hingga akhirnya ia menemukan cara untuk bisa mendapatkan gadis itu, yakni shalat tahajjud di sepertiga malam. Adilla Alfanisya Az-Zahra, seorang gadis muslimah nan cantik yang sangat ta'at pada agama. Sebuah pertemuan singkat di depan teras masjid mampu membuat hatinya merasakan cinta untuk yang pertama kalinya. Namun sayangnya, perasaan itu hanya mampu ia pendam dalam diam. Selebihnya, ia munajat kan cinta itu di sepertiga malam pada Rabbi sang pemilik cinta. "Jika rayuan ku tak mempan bagimu, maka izinkan tahajjud ku menyapa hatimu." -Rafzan "Jika bibir ini tak mampu untuk mengungkapkan rasa cinta, maka biarkanlah hati ini memendamnya dalam untaian do'a." -Adilla *** CERITA INI SAYA TULIS MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. MOHON MAAF BILA TERDAPAT KESAMAAN CERITA, NAMA, TOKOH, TEMPAT, DLL. DAN INI HANYALAH SEBUAH CERITA BIASA DARI SEORANG PENULIS BIASA. TERIMAKASIH BANYAK SUDAH MEMBACA. ⚠️ UNTUK MALING TOLONG JAUH-JAUH *** Start : 01 September 2024 Finish : 28 Januari 2025 Happy Reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines