We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ARAVIER [ON GOING]

ARAVIER [ON GOING]

  • WpView
    Reads 1,262
  • WpVote
    Votes 228
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Tue, May 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kamu abadi dalam ceritaku "Kita bakal ketemu lagi kok aku janji" "Oke, aku pegang janji kamu" Gimana rasanya di rawat oleh mertua sendiri dari kecil sampai mereka terpisah dan kembali terikat dengan janji seumur hidup. Mimpinya bertemu Zavier Saddam itu ternyata nyata. Zavier selalu mantau Kiara dari jauh, sampai suatu ketika Zavier melamar Kiara. Tentu Kiara tidak mau, dengan alasan dirinya melanjutkan S2 di luar negri. Sepulang Kiara dan Zavier dari luar negri, banyak perubahan pada diri Kiara. Kenyataan pahit yang membuat syok Zavier kala Kiara mengidap penyakit yang mustahil bagi orang sembuh dan tentunya tidak diketahui orang lain. "Apa gue pantas untuk Lo yang bisa menjaga jarak antar lawan jenis dan menjaga pandangan? Sedangkan gue terlalu berhambur dan terbuka" "DIAM!" "Untuk apa saya berilmu jika tidak saya ajarkan untuk pendamping hidup saya nanti?" Zavier Saddam. "Orang pertama tetap pemenangnya, walaupun banyak kejanggalan di dalamnya," Kiara Anastaya. Maaf kalau kurang suka dengan ceritanya. Maklum saja ini cerita pertama ku, jadi kalau ada TYPO maklumi aja. Jan lupa VOTE dan KOMEN author maksa ni :)
All Rights Reserved
#82
ips
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Vericha Aflyn ✔️
  • He is OSIS
  • Arsyilazka
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Amor Almira
  • AFIKA [ END✔ ]
  • ALSTARAN [END]
  • ALARA [SELESAI]
  • BAPER [COMPLETED]

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines