Bulan untuk Aksa

Bulan untuk Aksa

  • WpView
    Lectures 80
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 28, 2023
WpInfo
Fanfiction
BTS
"Aku mencitai mu Moon." ucap Aksa saat dia sudah duduk di atas motor besarnya. Bulan terdiam sambil menundukkan wajahnya, tidak terasa setetes cairan bening jatuh dari sudut matanya. "Moon, Apa kamu mau menjadi teman sekaligus kekasih ku?" Bulan menggeleng lalu berlari menjauh dari sahabatnya itu. Sepanjang perjalanan Bulan terus menangis, bagaimana bisa Aksa malah jatuh cinta padanya. Bukan Bulan tidak mencintai Aksa. Tapi Bulan tidak ingin ayahnya semakin membenci Aksa. Apakah Bulan akan menerima cinta Aksa, atau mencari jalan aman agar Aksa tidak terus di sakiti oleh ayahnya? Mau tau apa penyebab ayah Rambulan/Moon. sangat membenci Aksa Mahendra. Baca kisah selanjutnya di. Bulan untuk Aksa. By Neng Alfiani.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mentari Tanpa Sinar
  • AKSAFA (End)
  • Dosen Is My Husband (TAMAT)
  • SELENOPHILE
  • ARUMILA
  • BULAN [END]
  • Cintanya Sudah Habis di Masa Lalu
  • BINTANG&BULAN

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu