KANVAS
  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 20, 2024
[TERINSPIRASI DARI KEJADIAN WITCH HUNT 1581 DI EROPA] "Cat air bukanlah satu-satunya bahan untuk melukis." Hazel Penelope Evelyn selalu berbaur dengan bau keju panggang yang menyeruak langsung ke indra penciuman. Roti menjadi salah satu penghasilannya untuk memenuhi dirinya yang malang. Tapi siapa sangka dibalik roti keju panggang miliknya yang menjadi pelopor itu, dia mengembangkan bakat yang saat itu menjadi incaran masyarakat karena dianggap merugikan. Iya, melukis. Lukisan yang berkali-kali terpaksa dibakar karena 'menghantui' masyarakat waktu itu. Rasa kesal yang menyeluruh di hatinya memaksanya untuk tetap melukis ekspresinya di kanvas putih yang polos. Sungguh sial, hidupnya yang malang ini akan semakin menyeramkan kala ia mulai melukis dengan bahan-bahan yang tidak biasanya. Bahan yang akan membuat Hazel akan menjadi orang yang diburu habis-habis an oleh masyarakat. Bahan apa yang ia gunakan? Gambar apa yang ia paparkan disana? ! Cerita ini dibuat tanpa menyinggung pribadi tertentu. Cerita ini fiksi sesuai dengan khayalan author. This story may contains harsh words, violence, and many words about torture. ©FreyAnnicia
All Rights Reserved
#317
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Devil Queen (END)
  • All Story Creepy Pasta dari berbagai Author/penulis
  • The Witches a Duchess [REPUBLISH]
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • The Muse
  • Queen Devil
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • 𝐄𝐒𝐊𝐀𝐏𝐈𝐒𝐌𝐄
  • Reincarnation - Lord is Extremely Hardcore   (END)

Budayakan follow dulu yuk sebelum membaca(。•̀ᴗ-)✧ ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ 'Aku telah kembali Ku datang padamu Ku temukan tempat persembunyian mu Dan kini, kau tak bisa lari dariku Kau menatapku dari balik jendela Ku tatap erat wajahmu Terukir senyuman membuatmu tak dapat berkutik Akulah si gadis bertudung hitam Membawa sebilah pisau untuk mengambil jantungmu Tunggu giliranmu!' ●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●● "Membunuh atau dibunuh?" Seorang gadis yang memiliki paras cantik. Wajah datar, dingin dan tenang. Ketenangannya bagaikan danau. Jika semakin masuk, semakin dekat dengan BAHAYA! Menjadi pembunuh bukan keinginannya. Namun bagaimana jika ia melakukan hal itu karena rasa DENDAM? Keterpurukannya selama 10 tahun membuatnya menjadi hilang akal dan hilangnya rasa kemanusiaan. Sudah puluhan orang ia jadikan pelampiasan dalam amarahnya. Dia memiliki seorang adik. Berbanding terbalik dengan sifatnya. Gesit, pintar, ceroboh. Mereka memliki ambisi untuk membalaskan dendam kematian orang tua mereka. Penghalang bukanlah masalah besar. Mengatasi hal itu sangatlah mudah. ××××××××××××××××××××××××××××××××××××××××× Cerita ini mengandung kekerasan Jadi, bijaklah dalam membaca High Rank 2 Keji [30/10/20] 3 creep [03/11/20] 3 Psychophat [05/11/20] 2 Psychophat [10/11/20] 1 Psychophat [12/06/21] 2 Scared [15/07/21] 2 Sadis [21/07/21] 2 Creep [24/07/21] 1 Terror [25/08/21] 1 Scared [25/08/21] 3 Raffi [25/08/21] 2 Horrorstory [29/08/21] 1 Bunuh [9/1/22] {Murni karya sendiri} SIDERS? BIG NO! PLAGIAT ? BIG NO! Read→Coment→Vote Writing by NdSR_21 ~Happy Reading~

More details
WpActionLinkContent Guidelines