Lucid dream

Lucid dream

  • WpView
    OKUNANLAR 10,186
  • WpVote
    Oylar 402
  • WpPart
    Bölümler 13
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Çar, Ara 9, 2015
Mengapa semuanya terlihat begitu gelap? Dan hawa dingin terasa menyelimuti diriku. Aku mulai berjalan, mencoba mencari jalan keluar dari tempat yang sepertinya tak berujung ini. Tiba-tiba terdengar suara langkah derap kaki yang berasal dari belakangku, semakin lama suara langkah kaki itu semakin mendekatiku. aku membeku ditempat, saraf-sarafku terasa mati. Aku terlalu takut untuk menoleh dan melihat siapa gerangan orang yang memiliki suara derap kaki itu. Tiba-tiba, aku merasakan sebuah benda yang lancip menembus tepat dijantungku dari belakang. Rasa sakit yang luar biasa menjalar keseluruh tubuhku. Aku merasakan darah mengalir membasahi bajuku Aku pun merasa lemas dan tak berdaya, penglihatanku pun mulai memburam.
Tüm hakları saklıdır
#178
kanibal
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • FADING IN THE SILENCE
  • INCUBUS DEMONS ✔
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Little Things
  • Bertransmigrasi Menjadi Selingkuhan Kakek Kaya [End] (Only On wattpad)
  • Hello Goodbye
  • IN ANOTHER LIFE (ON GOING)

"Bagaimana rasanya hidup tanpa rasa sakit... tetapi justru perlahan menuju kematian?" Aku Evelyn, gadis tanpa rasa sakit. Seberapa hancur tubuhku, aku tak pernah tahu bagaimana rasanya nyeri. Tulangku bisa retak, kulitku bisa lebam, tapi semua itu tak berarti apa-apa. Namun, hati... itu berbeda. Luka di tubuhku tak terasa, tapi luka di dalam sini-di tempat yang tak terlihat-terus menganga tanpa henti. Aku mungkin kebal terhadap rasa sakit fisik, tapi tidak dengan kesepian, penyesalan, dan rasa tak diinginkan. Karena ternyata, ada hal yang tidak lebih menyakitkan daripada tubuh yang remuk-hati yang perlahan hancur tanpa pernah bisa sembuh. "Aku sudah mati, tapi tubuhku tidak di kuburkan karena masih bernyawa." ---- Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi belaka. Jika terdapat kesamaan nama, tempat, atau kejadian, itu hanyalah kebetulan semata. Tidak ada maksud untuk menyinggung pihak mana pun. Cover by: canva

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi