Kesatria Kabut

Kesatria Kabut

  • WpView
    Reads 885
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 27, 2025
Sebuah drama yang dibawakan oleh klub teater berlangsung begitu magis, mengisahkan kisah seorang permaisuri. Ada pun ia yang tak pernah mati, selalu dikejar oleh jiwa yang selalu mencari jalan kembali. Tak lupa perihal suatu lagu romantis yang tak lekang oleh terkikisnya memori. Kemudian seorang tukang omel dari keluarga kaya yang baru runtuh legasinya, dan seorang pria ringkih malang yang ternyata didesain untuk hidup selamanya. Lalu seorang gadis muda yang berubah sejak ia dicampakkan oleh sang kekasih. Lelaki dari gadis itu pun jiwanya sakit, hingga ia selalu datang untuk mengaduh pada seorang pria dewasa yang berkeriput sedikit. Berikut hanya sekian dari banyak manusia yang terengkuh dalam ikatan kabut, berperang menghadap kebiadaban yang berkerubung. Demi kuasa Yang Maha Absolut, keabadian mestilah memiliki ujung.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • BUNGA KEMBALI
  • E.L.F
  • Limited Time Antagonist [END]
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Soul From The Past[END]

Seorang pendengki, pemarah, dan tidak tahu diri. Itulah diriku pada kehidupan pertama. Lantas pada kehidupan kedua aku belajar dari pengalaman: berhenti iri terhadap kehidupan orang lain, berusaha menerima segalanya dengan sudut pandang baru, bersekolah, lulus dengan nilai memuaskan, dan menjadi wartawan. Akan tetapi, ketika kehidupan membaik roda nasib justru menggilasku. Sekali lagi mencicipi dinginnya maut. Kupikir akan terlempar ke dimensi lain dan menjalani kehidupan baru. Namun, salah! Aku kembali ke kehidupan awalku sebagai Nana, putri adopsi keluarga Austen. Sialan! Eh tunggu dulu. Sepertinya aku baru menciptakan sedikit kerusuhan-ahahaha! Oke, saatnya mengumpulkan uang. Tidak ada salahnya meninggalkan keluarga Austen sebelum pemuja Joana, putri kandung keluarga Austen, membunuhku. Persetan dengan mereka semua. Masa bodoh dengan para nona kaya yang ingin menyingkirkan Joana. Aku muak! Sudah saatnya memikirkan diri sendiri (dengan cara sehat) dan ucapkan perpisahan. √ Berhenti mengejar cowok yang tidak mau membalas cintaku. √ Mengumpulkan uang. √ Saatnya menikmati mode pengangguran makmur. Selamat tinggal kemelaratan, rendah diri, dan masalah hidup! Aku mau jadi cewek bahagia! Bye!

More details
WpActionLinkContent Guidelines