We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
LENDRABIAN [ON GOING]

LENDRABIAN [ON GOING]

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 23, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kejar Deadline‼️ Bianca Queenza, gadis cantik yang memiliki mata lebar dan bulumata melentik, dia duduk di bangku kelas 12 SMA Harapan Bangsa. Bianca terlahir dari keluarga konglomerat, walaupun hidup dengan kekayaan dia tidak merasa bahagia karena kekangan dari orang tuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maukah kau Menunggu ku?
  • Fake Kisah 97L [✓]
  • FATHER, MOTHER, MY BEST FRIEND I MISS YOU
  • Viera [Queen]
  • WHO'S WRONG? [SUDAH TERBIT]
  • kisah tiara si gadis dingin
  • Mars dan Venus
  • DUTY AFTER SCHOOL

**Prolog** seorang gadis remaja bernama Queensha Valeria Alastair, atau yang akrab disapa Caca atau Queen. Dengan senyum yang cerah dan mata yang bersinar, Caca baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-17 pada bulan April lalu. Sejak kecil, Caca dibesarkan dalam lingkungan yang penuh kasih sayang oleh ibunya, Chintya Putry dan ayahnya, Arjuna Mahesa Alastair, yang selalu mendukung setiap langkahnya. Kini, di bangku SMA 1 Jayakusuma, Caca sudah kelas 11 IPA dengan segala harapan untuk bisa masuk di unversitas yang ia inginkan dari bangku smp. Di tengah rutinitas dan tuntutan akademisnya, satu sosok menghadirkan warna berbeda dalam kehidupannya-Zalleon Arya Nicholas, atau yang biasa dipanggil Leon. Leon, dengan segala pesona dan kehangatannya, telah membuat Caca terpesona. Meskipun mereka berada di kelas yang sama, ada jarak yang memisahkan usia di antara mereka-Leon sudah berusia 18 tahun sejak bulan Desember yang lalu, sementara Caca masih menapaki usia remajanya dengan penuh antusias. Saat musim semi beranjak ke musim panas, dan hari-hari berlalu dengan gemuruh dan tawa remaja, Caca menemukan dirinya terjebak dalam perasaan yang tak bisa ia ungkapkan sepenuhnya. Di balik tatapan-tatapan sederhana dan obrolan-obrolan ringan, tersimpan harapan dan rasa yang dalam. Apakah Leon merasakan hal yang sama? Apakah kisah cinta mereka akan mekar seperti bunga di musim semi, ataukah hanya menjadi angin lalu di tengah hiruk-pikuk dunia remaja mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines