Story cover for DEKARAN by Rizdevku
DEKARAN
  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Jan 21, 2023
"Yara gua mau jujur, " ucap laki laki itu terhenti sebentar "sebenarnya gua suka sama lu" lanjutnya. Gadis yang mendengar itu langsung terkejut pasalnya laki laki itu tidak pernah suka bahkan dekat dengan wanita lain kecuali bunda nya

"𝘐𝘯𝘪 𝘨𝘢𝘬 𝘮𝘪𝘮𝘱𝘪𝘬𝘢𝘯, 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘳𝘪𝘶𝘴𝘢𝘯" ucap gadis itu dalam hati pasalnya dia juga suka sama laki laki yang menembaknya 

"Gimana lo mau gak jadi pacar gua" tanya laki laki itu , yang membuyarkan lamunannya

"Emmmm, gak" ucap gadis itu terhenti sebentar lalu laki laki itu terkejut "gua belum selesai ngomong dengerin dulu sampai selesai" suruh gadis itu "gua gak mau nolak permintaan lu" ucapnya yang membuat laki laki itu senang hingga loncat-loncat 



Ingin lihat kelanjutannya jangan lupa untuk baca ya
All Rights Reserved
Sign up to add DEKARAN to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Terima kasih Imajinasi [end] by hafifarun
38 parts Complete
Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?
You may also like
Slide 1 of 9
ONLY YOU cover
Best Friend (NAVISA) cover
Terima kasih Imajinasi [end] cover
Ferrell Harland Natio  cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
My Prince Is A Handsome cover
I AM YOU || Han Jisung ✔ cover
Ada Cinta Di SMA  cover
Cukup Mengagumimu [SELESAI] cover

ONLY YOU

16 parts Complete

Sebelumnya Aku terimakasih karena kalian udh mampir ke cerita yang aku buat ini😸 Maaf kalo masih banyak Typo"😁 . . "GUE GITU KARENA NEBUS KESALAHAN GUE KE dia" dengan suara melemah. "Dengan cara lo kaya ngasih harapan ke dia? ngajak dia jalan, nonton bareng, ngasih perhatian, gitu cara lo nebus kesalahan lo?" "Lo tahu kal, sebelum dia deket sama lo kaya sekarang ini dia bilang ke gue kalo dia udah ikhlas nerima kalo lo itu memang bukan yang terbaik buat dia, dan mungkin itu peluang buat gue ngedeketin dia" tertawa hambar. "Dan lo balik lagi ngedeketin Hanin disaat gue mau berjuang dapetin dia, lo bilang kalo lo udah putus sama karin dan ternyata lo belum putus... Sakit hati gue kal, oke gue terima kalo lo mulai deketin hanin sebelum gue tahu lo belum putus sama karin tapi setelah gue ahu semua ini gue gak akan terima siapapun nyakitin hati dia TERMASUK LO!!" Menatap tajam haikal. Saat akan keluar dari gudang kosong terdengar suara suara botol minuman yang terinjak kedua manusia itu langsung menatap ke arah pintu yang sedikit terbuka.