Semesta, kita, dan luka.

Semesta, kita, dan luka.

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 24, 2023
"Kita banyak bagaimana nya, dibanding menjalankan dengan bahagia nya ra, kita akhiri saja tanpa bagaimana ya." final abrar. "Jika mau mu begitu, kuterima semua canda semesta serta luka kita." aira mebalikan tubuh menggigilnya dan meninggalkan abrar dibawah air Tuhan yang turun deras. Bukankah manusia diciptakan untuk rasa sakitnya? maka kubiarkan canda semesta mengiris segumpal daging yang tersisa untuk cinta. -Abrar. Aku, berhenti. aku menerima. aku. ber.bo.hong! - Aira.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unforgettable love
  • Laila Azzahra [ON GOING]
  • Arshaka Heizen Lergan
  • dialah yang terbaik
  • Empty | 00L NCT Dream
  • AILAH(END)βœ…
  • KHANSA
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Mawar
  • Jangan pergi (End)

Seperti yang kita tahu, di akhir cerita pasti ada 2 pilihan bukan? kalau tidak happy ending tentu saja sad ending. Tapi apakah kita tahu, untuk kedepannya Tuhan akan membuat cerita cinta kita seperti apa? Apakah akan happy ending atau mungkin saja menjadi sad ending? Kita tidak akan tahu seperti apa, dan tentu saja aku bahkan kamu tidak tahu "Kita" akan menjadi seperti apa. Namun aku yakin meski akhir perjalan cinta kita sudah ditentukan, segala upaya masih bisa kita lakukan untuk merubah ujung perjalan cinta ini menjadi jauh lebih baik. Bagaimana jika saat kita sudah memulai untuk berjuang, namun salah satu di antara kita malah merusak segala rencana yang sudah kita buat? Apakah kerusakan itu masih bisa di perbaikan, atau kita menyerah dan berpasrah dengan takdir Tuhan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines