Seratus Untai Biji Tasbih (On Going)

Seratus Untai Biji Tasbih (On Going)

  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 6, 2023
🄱🅄🄳🄰🅈🄰🄺🄰🄽 🄵🄾🄻🄻🄾🅆 🅂🄴🄱🄴🄻🅄🄼 🄼🄴🄼🄱🄰🄲🄰.... bagaimana jika seorang gadis bernama latifa ternyata dinikahkan oleh kedua orng tuannya tanpa sepengetahuan dirinya? bahkan ia tak menyangka di umur yg masih 16 tahun ia telah menyandang status sebagai seorang 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞? terlebih lagi hatinya telah menyimpan perasaan pada seorang lelaki di sekolah nya itu.. pria yg di kenal dingin, cuek namun ternyata mempunyai pemahaman ilmu agama yg lumayan. Ditambah lagi dengan sosok pria yg dahulu menemukan tasbih kesayangan miliknya. Siapa sangka ternyata pria itu juga menyukainya pada pertemuan pertama. Pria pada masa lalu? Atau yg masa sekarang? Kemana pilihannya akan tertuju? ___________________________________________ "𝘭𝘰 𝘶𝘥𝘩 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳? " "𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮,, 𝘥𝘢𝘯 𝘨𝘶𝘦 𝘨𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢𝘯" "𝘬𝘯𝘱? " "𝘮𝘦𝘯𝘶𝘳𝘶𝘵 𝘨𝘶𝘦 𝘪𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶" "𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘨𝘶𝘦 𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘪𝘯 𝘭𝘶 𝘮𝘢𝘶 𝘨𝘢? " "𝘩𝘢𝘩??! " dia hanya tersenyum miring setelah itu pergi meninggal kan seorang gadis yg mematung di tempat nya... "𝘢𝘯𝘦𝘩! " umpat gadis tersebut kemudian melenggang pergi dari tempat itu... ____________________________
All Rights Reserved
#1
pernikahansma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ustadzah Assyifa✔️
  • ALA
  • perfect gus
  • 𝐂𝐈𝐍𝐓𝐀 𝐋𝐎𝐊𝐀𝐒𝐈
  • ALWAYS US (END)
  • Surat Undangan dari Orang yang Kucinta (Sedang Revisi)
  • Takdirku Adalah Bersamamu
  • ASMARA AQEELA
  • Hanami | TELAH TERBIT
  • Dia Nazzam

Jangan lupa follow sebelum baca..! Kisah seorang wanita yang begitu tegar menjalani ujian hidup yang mendera nya. Pernah mengecap manisnya pernikahan namun juga Pahitnya perceraian. Namun takdir Allah memang akan selalu berbuah manis bagi mereka hamba yang sabar. Karena pada akhirnya Dia akan di pertemukan dengan sosok Lelaki yang tepat. " Lalu bagaimana bisa Pernikahan di lanjut Jika mempelai Pria nya saja tidak ada..!" kata Pak Imron selaku ayah Syifa dengan gundah. Syifa hanya bisa meringis dalam pelukan Ibu nya. Sejak awal dia memang punya firasat tidak enak tentang perjodohan ini. Dia memang Janda tapi bukan berarti bisa dipermainkan seenaknya. " Tunggu dulu Pak Imron..!" Sergah Bu Nyai sambil tersenyum jumawa. " Daripada di batalkan, bagaimana jika kita lanjutkan saja pernikahan ini dengan mempelai Pria lainnya.. Yang Insyaa Allah jauh lebih baik dari Pria itu.." Syifa membelalakan mata nya tak percaya dan merasa ini adalah sebuah lelucon ketika dia dinikahkan dengan seorang Lelaki yang pernah menjadi anak didik nya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines