B&S Cafe (Brothers & Sister)

B&S Cafe (Brothers & Sister)

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 15, 2023
[HARAP UNTUK FOLLOW AUTHOR SEBELUM MEMBACA ☠️] Menceritakan seorang perempuan bernama Natasha Amelia Ia memiliki dua abang laki-laki yaitu Revan Samudra Franklin dan Azril Narendra Afsar. Ketiga saudara tersebut membuat usaha cafe bersama, namun seiring waktu Revan dan Azril harus pergi ke luar kota untuk melakukan pekerjaan sehingga Natasha harus mengurus semuanya dengan sendiri sembari kuliah dan terdapat suatu hal yang Ia tidak menyangka hal itu terjadi. Dapatkah Natasha mengurus semuanya sendiri? Hal apakah yang terjadi padanya? Cover by: Pinterest. Cover edit by me.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • ADITYA [Proses terbit]
  • Unconscious Love✔️
  • ALVALERRON ✓ [TERBIT]
  • A & Z ✔
  • HAMA [COMPLETED]
  • Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa]
  • Koneksi Dekat : Cinta yang Tak Terduga
  • Adore You || END

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines