DISCONTINUED DUE TO MEDICAL CONDITION
"Apakah kamu juga sedang memandang langit yang sama dan memikirkanku seperti aku memikirkanmu?" Ketahuilah, jawabannya mustahil aku dapatkan sekalipun kucoba. Aku masih setia menengadahkan kepalaku.
Seseorang pernah bilang kepadaku, "Biarkan otak kecilmu itu berpikir kamu sedang melindungi orang yang paling kamu cintai ketimbang menghabisi orang yang paling kamu benci ketika melakukannya. Percayalah, cinta lebih kuat dibanding kebecian." Itu kata-katamu, sebelum kamu memegang tanganku dan merapalkan kalimat yang menyumpahi bahwa dirimu akan selamanya mencintaiku, dan sebelum kamu pergi sejauh-jauhnya untuk selamanya.
Untukmu yang tidak bisa berhenti membangun sarang di pikiranku, kalimat terakhirmu yang sungguh indah-dan dengan bodohnya-kupercaya itu, saat ini, esok, dan esoknya lagi, hingga selamanya akan berputar indah di pikiranku, di mimpiku, di luar kepalaku. Selalu kubiarkan kalimat itu menari di sekelilingku seperti sebuah music video. Kalimatmu adalah penggalan memoriku yang begitu sakit, dan mustahil mengobatinya.
Aku adalah Xana Altezza, yang juga pernah berjanji akan mencintaimu selamanya sebelum kamu justru pergi sejauh-jauhnya selamanya.
Tüm hakları saklıdır