Sebening Cinta Nadira

Sebening Cinta Nadira

  • WpView
    Reads 323,740
  • WpVote
    Votes 13,976
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 2, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Jalan takdir mempertemukan aku dengan lelaki ajaib ini, baru bertemu tiba-tiba saja dia mengajakku berpacaran. Tentu saja aku menolaknya, karena memang itu tidak ada dalam ajaran agamaku. Tapi ternyata penolakanku tidak membuatnya mundur, dengan nekatnya lelaki ajaib itu melamarku dihadapan banyak orang dan tentu saja aku shock dibuatnya. Hanya satu yang kuingin tapi ternyata dia tak cukup mengerti dengan maksud tersiratku. Sikapnya yang selengean berhasil menghancurkan ketenanganku dan beberapa kali aku harus menahan emosi menghadapinya. Mungkin hanya dihadapannya saja aku berani menunjukkan sikap jutekku yang terpendam ini. Kegigihan dan kepercayadiriannya berhasil membuat hatiku tersentuh. Masa lalunya yang suram mau tak mau menjadi bahan pertimbanganku dan kedua orangtuaku, apakah dia tepat untukku dan apakah aku juga tepat untuknya. Satu yang kuyakini, Allah sudah memilihkan lelaki untuk menjadi imamku, yang mampu membimbingku dalam kebaikan. Prayoga Kurniawan kah orangnya???
All Rights Reserved
#439
dira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Syariat Husband
  • You Promised [END]
  • Garis Tanpa Ujung
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • [✓] Second Time
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • I love you, Mas Duda
  • Rendra & Lila [END]
  • Orange's || Season 1 [Completed]

"Aku mencintai dia dalam beda iman namun aku justru menikahi dia seseorang yang asing? dan harus bercadar?" batinku bertanya. Hellow, aku Sahira. Bagiamana kalau kalian jadi aku, mencintai dia dalam beda iman, namun menikahi dia yang belum pernah dikenal. Tiba-tiba manis namun juga posesif. Aku terpenjara dalam rumah tanggaku sendiri. Tapi aku tak bisa menolak apalagi ingkar. Aku memang merasa bahagia memilikinya, entahlah baca saja cerita hidupku. Simpulkan bagaimana menurutmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines