KARMA
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 25, 2024
Penampakan gedung sekolah elit swasta yang menjadi lokasi syuting hari ini, menjadi heboh karena satu kejadian. Salah satu artis yang menjadi male lead drama nampak berdiri dengan tatapan kosong pada pembatas rooftop. Semua orang di sana nampak heboh memandang dari bawah, mengabaikan seorang gadis yang tengah mengenakan seragam sekolah naik ke atas dengan melewati lift kapsul yang mampu memacu adrenalin karena tertempel di pinggir bangunan. Naik ke atas sana, tanpa kata menarik telinga aktor itu, menariknya kebelakang hingga tersungkur. "Lo nggak niat apa nambah populasi cowok ganteng di muka bumi ini?! Sebagai cewek jomblo yang nggak kebagian, gue ngerasa miris banget lo mau bunuh diri!" Nafas tersegal sisa ketakutan dari lift tadi masih tersisa, namun gadis itu tetap mengoceh menyampaikan kalimatnya. Berkacak pinggang setelah melepas pelintiran telinga pada aktor itu. "Totalitas sih iya, tapi pakai properti syuting yang aman dong!" "Lo peduli?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Persona
  • Hema Alkaris (and his life)
  • [BG] I Am Rich (TERJEMAHAN)
  • Lily Kacamata - [ COMPLETED ]
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Antara PowerPoint dan Perasaan
  • COOL BOY VS BAD GIRL
Persona

Verlita tidak percaya dengan istilah orang yang tepat di waktu yang salah atau istilah lain orang yang salah di waktu yang tepat. Sampai dia bertemu dengan Damian, pria misterius, asisten barunya yang gaya dan tampangnya lebih cocok jadi artis film. Damian melarangnya untuk jatuh hati. Namun, pria itu juga yang selalu bertingkah membuatnya jatuh hati. Dia tidak bisa mendefinisikan istilahnya, entah mengapa semua terlihat salah. Copyright©2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines