We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KELAM
  • WpView
    Reads 639
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 29, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tap.. tap.. suara langkah kaki anak kecil yang ter tatih-tatih menyeret sebuah beban besar di kaki nya. Hingga ia bertemu dengan seseorang yang tersenyum dan mengulurkan tangan nya untuk anak kecil itu. Tangan rapuh bergemetar ragu menerima uluran tangan tersebut. Namun, seseorang di depannya berkata.. "Tak apa, jika kau ingin berpulang, Maka kau boleh pulang pada ku. Takkan ku siakan diri mu, sampai seumur hidup ku. Ku beruntung bertemu dengan mu, Lia"
All Rights Reserved
#643
childhood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Whispers Between Tears
  • REGARA(On going)
  • "JANE & ALEN"
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • KYLER (My Crazy Brother)
  • Trasmigrasi Queenzee
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • JANJI TANPA SUARA

Alya adalah seorang anak introvert yang selalu merasa berbeda dari teman-temannya. Di sekolah, ia lebih sering menghabiskan waktu sendirian, membaca buku di sudut perpustakaan atau menatap keluar jendela, berharap dunia di luar sana bisa memahaminya. Teman-temannya menganggapnya aneh karena jarang berbicara dan tidak tertarik pada hal-hal yang mereka sukai. Hanya di rumah, bersama ibunya, Alya merasa nyaman dan dicintai. Namun, kehidupan Alya berubah drastis ketika ibunya tiba-tiba jatuh sakit. Dunia yang dulunya sunyi dan sederhana kini terguncang. Tanpa ada yang bisa ia andalkan selain dirinya sendiri, Alya terpaksa keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan hidup yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Setiap hari, dia berjuang merawat ibunya yang lemah sambil berusaha bertahan di sekolah, di mana rasa kesepian dan kesedihan menghantuinya. Di tengah kekacauan emosional, Alya menemukan kekuatan dalam bisikan-bisikan hatinya. Dalam momen-momen kesedihan, saat air mata mengalir, ia mendengar suara-suara lembut yang mengingatkannya bahwa ia tidak sendirian. Melalui perjuangannya, Alya belajar tentang makna persahabatan sejati, kehilangan yang menyakitkan, dan bagaimana cinta tidak selalu harus diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun dunia di sekitarnya terus berputar, Alya belajar untuk berdiri tegar, menyimpan harapan di balik keheningan dan air mata sehingga akhirnya menjadi seseorang yang membanggakan. Me : @InkedHeard22 -Happy Reading, I Hope You Enjoy It-

More details
WpActionLinkContent Guidelines