METAMELOMAI

METAMELOMAI

  • WpView
    Membaca 41
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 23, 2023
Benar apa kata orang-orang penyesalan akan datang belakangan. itulah yang saat ini tengah dirasakan lala. Penyesalan. mengapa dulu dia tidak mencoba menahan emosi nya? mengapa dulu dia dengan sangat lancar mengatakan putus ke Bara? 'sekarang gue cuma bisa bertukar kabar tanpa bisa bertukar perasaan' lala mengakui dirinya bodoh dalam mengambil keputusan, dia juga mengakui kejadian yang lalu itu sangat membuat dirinya berantakan bahkan sampai membuat dia kehilangan jati dirinya. apakah itu lebay? tidak. terkadang beberapa orang memang sangat susah untuk menerima kenyataan karna keputusannya sendiri, termasuk lala. _______________________________________ Laudrey Bianca Putri Kusuma atau Lala, menjalin hubungan dengan seseorang remaja bernama Albara Pewira. Hubungan mereka berjalan lancar, tapi siapa sangka ternyata sikap dari seorang bara sangatlah tidak bisa ditoleran lagi, cuek, tidak peduli, bahkan tak segan membentak lala dengan perkataan kasar. Lala mencoba sabar, hingga akhirnya ia mengambil keputusan yang malah membuat dirinya sendiri tersiksa. Penyesalan, ya. Dia merasakan penyesalan dalam hatinya. terlebih lagi sikap Bara yang seolah-olah masih ingin memberi kesempatan pada keduanya. Akankah mereka kembali bersama? Atau tetap berjalan masing-masing dengan masih memiliki perasaan yang sama?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#318
gamon
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hate Me Past, Not Now
  • ALEANGGA [On Going]
  • B.L [15+ Yaoi/BL Lokal] ✔
  • Keabadiaan || Bara ( Belum Di Revisi )
  • DEAR LAURA (ON GOING)
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]
  • When Two Hearts Collide
  • Om Barra [TERBIT]
  • ''Laura''

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan