Story cover for RUMAH KE DUA by ArnyAziera
RUMAH KE DUA
  • WpView
    Membaca 2,608
  • WpVote
    Vote 1,198
  • WpPart
    Bab 22
  • WpView
    Membaca 2,608
  • WpVote
    Vote 1,198
  • WpPart
    Bab 22
Lengkap, Awal publikasi Jan 23, 2023
Dewasa
Semua orang punya rumah, namun tidak dengan ku, semua yang kujadikan tempat untuk bersandar  kini perlahan meninggalkan ku sendiri, lantas aku harus pulang kemana lagi? semua sudah hancur tidak ada harapan lagi, Lantas untuk apa aku hidup.


RUMAH, bukan lagi tempat nyaman, bukan juga tempat pemberi cinta dan kebahagiaan, melainkan rumah tempat dimana semua air mata berasal.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan RUMAH KE DUA ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
RUMAH KITA oleh MuktaharaMukhatara
8 bab Lengkap
Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
Arah Mata Angin  cover
my story (Greshanfamily) cover
Strong Girl cover
Rumah Yang Kuciptakan Sendiri cover
Home? cover
RUMAH KITA cover
Strongers Of Broken Home💔 cover
help me!! [ End ] cover

Arah Mata Angin

9 bab Bersambung

"Angin yang berhembus dari Timur ke Barat, Selatan ke Utara, pada akhirnya kembali berhenti di depan rumahmu." Seperti air yang selalu kembali ke lautan, Seperti kapal yang akan selalu kembali ke dermaga, Setiap kita adalah jiwa yang selalu menuntut pulang ke tempat yang katanya rumah.