Secondary Life

Secondary Life

  • WpView
    Leituras 62
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 14
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 6, 2023
Tarisa, pekerja kantoran biasa yang menyimpan banyak misteri. Gadis yang akrab disapa Tari oleh teman-teman satu Genk nya itu pun tak pernah menceritakan asal usulnya. Gaji nya sebagai karyawan biasa tak pernah mengenal tanggal tua, seperti tak pernah hidup susah. Suatu hari, Teman-teman Tarisa terguncang karna kehadiran Luna, teman Regan yang hadir menjadi tetangga apartemen nya. Wanita mungil dan lucu itu membongkar jati diri Tarisa yang selama ini dia tutup rapat-rapat. Bukan hanya itu, Tarisa juga dihadapkan dengan seorang gadis tak dikenal yang diam-diam bersembunyi di rumahnya.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ARTAN
  • ELINA [TAHAP REVISI]
  • Obsession Tuan Kang
  • 27.831 (END)
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Diary Cinta ELVAZA
  • Naraya
ARTAN

[WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA!] *** Tentang gadis cuek dan laki-laki absurd tak bisa diam bak cacing kepanasan. *** Bayangkan bagaimana rasa nya jika kehidupanmu berubah secara tiba-tiba? Itulah yang di alami seorang gadis bernama Naisha Nazira Maheswari. Hal ini terjadi setelah ia diganggu oleh si brandal sekolah baru nya. Hal yang paling menyebalkan adalah, ketika hari-harimu dikacaukan oleh seseorang yang tidak pernah terpikirkan sebelum nya. Disinilah awal pertemuan dan kisah tak terlupakan antara seorang gadis cantik, ambisius terhadap pelajaran dan ratu matematika dengan seorang Artan Mahesa Shankara. Laki-laki berandal, penguasa sekolah, ketua geng, dan selalu membuat onar tentunya. *** "GUE BENCI SAMA LO!" Teriak Naisha. "Hah, cinta?" "Congekan ya lo, kampret!" Umpat Naisha geram. "Iya, gue juga cinta kok sama lo.." *** "Lo udah suka, kan, sama gue?" Tanya lelaki itu percaya diri. Naisha melirik malas, "Najis! Lo bau ketek, congekan, rambut acak-acakan, jigong lo juga tuh tebel. Ga minat gue." Maki Naisha, mampus. "Gue heran, gimana bisa, sih, lo se-percaya diri itu?" "Iya karena gue ganteng, apalagi lah?" "Gantengan juga tukang kebun gue daripada monyet kayak lo!" "Mulut lo durhaka banget boncel!" Gemas Artan sambil menyomot bibir tipis Naisha. ***

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo