POINT OF VIEW [End]

POINT OF VIEW [End]

  • WpView
    Membaca 745,548
  • WpVote
    Vote 60,159
  • WpPart
    Bab 87
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Des 9, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ares Rasendriya Darajat, definisi diem aja ganteng. Regional Head of Risk Department bank pelat merah itu masih lajang di usia 37 tahun. [SEBAGIAN PART HANYA BISA DIBACA DI KARYAKARSA] Padahal dengan gaya rambut kekinian dan segala yang ada pada dirinya, seharusnya tidak sulit bagi Ares untuk menemukan pendamping hidup. Namun Bunda Ais -begitu para staf memanggil janda 36 tahun yang doyan makan dan hobi ngonten itu- terlanjur menyeret perhatiannya. Koreksi, maksud Ares bukan perhatian khusus seperti rasa cinta. Melainkan ia terpaksa menaruh perhatian mendetail pada janda dua anak dengan tubuh berisi itu. Bunda Ais, selalu tampil kelewat apa adanya di tengah para staf yang berlomba tampil modis. Dahi Ares sering berkerut tiap kali melihat kerudung yang kerap terlihat kusut dan tidak bisa rapi. Singkatnya, tidak menarik. ⚠️DILARANG mempublikasikan karya di platform lain. Dilarang memperbanyak, memperjualbelikan, mengunggah, menulis ulang, memplagiat dan menerjemahkan karya ke dalam bahasa lain.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bumi Milik Sana
  • Satu Hati, Dua Generasi
  • reza the fak boi
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Terlanjur Resepsi
  • SIAP, MAS!
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • TOUCHED (End)
  • Bratty Wife
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR

Sana dihukum setelah menghabiskan uang ratusan juta dalam waktu singkat, semua fasilitasnya dicabut dan hanya diberikan uang bulanan secukupnya. Kepepet membutuhkan uang tambahan, Sana menyetujui tawaran dosen killer-nya, Bhumi, untuk menjadi asisten. Namun, semakin lama, Sana semakin terlibat ke dalam kehidupan Bhumi, juga terlibat perasaan yang tidak bisa Sana hindari. *** Sanalia Afiyah Anugerah dihukum dan hanya diberikan uang jajan bulanan secukupnya setelah menghabiskan ratusan juta dalam dua hari. Terbiasa dengan fasilitas yang diberikan papanya, Sana kalang-kabut dan kehabisan uang jajan dalam waktu kurang dari seminggu. Sewaktu kepepet, Sana tidak sengaja bertemu dengan Bhumi--dosen galak yang membuatnya tidak lulus di satu mata kuliah--saat ingin meminta uang jajan tambahan pada omnya. Bhumi pun menawarkan solusi untuk Sana, menjadi asistennya dan mendapatkan gaji setiap bulan. Sana menerima tawaran Bhumi meski gajinya tidak banyak, paling tidak Sana tidak lagi harus mengirit uang jajan selain sering dapat makan siang gratis. Namun, semakin lama menjadi asisten Bhumi, Sana semakin terlibat ke dalam kehidupan dosennya itu, mengenai Bhumi yang ternyata dekat dengan papanya, Bhumi yang adalah duda anak satu, dan perasaan Sana untuk Bhumi yang tidak bisa dia hindari.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan