POINT OF VIEW [End]

POINT OF VIEW [End]

  • WpView
    Leituras 745,541
  • WpVote
    Votos 60,159
  • WpPart
    Capítulos 87
WpMetadataReadMaduroConcluída seg, dez 9, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
Ares Rasendriya Darajat, definisi diem aja ganteng. Regional Head of Risk Department bank pelat merah itu masih lajang di usia 37 tahun. [SEBAGIAN PART HANYA BISA DIBACA DI KARYAKARSA] Padahal dengan gaya rambut kekinian dan segala yang ada pada dirinya, seharusnya tidak sulit bagi Ares untuk menemukan pendamping hidup. Namun Bunda Ais -begitu para staf memanggil janda 36 tahun yang doyan makan dan hobi ngonten itu- terlanjur menyeret perhatiannya. Koreksi, maksud Ares bukan perhatian khusus seperti rasa cinta. Melainkan ia terpaksa menaruh perhatian mendetail pada janda dua anak dengan tubuh berisi itu. Bunda Ais, selalu tampil kelewat apa adanya di tengah para staf yang berlomba tampil modis. Dahi Ares sering berkerut tiap kali melihat kerudung yang kerap terlihat kusut dan tidak bisa rapi. Singkatnya, tidak menarik. ⚠️DILARANG mempublikasikan karya di platform lain. Dilarang memperbanyak, memperjualbelikan, mengunggah, menulis ulang, memplagiat dan menerjemahkan karya ke dalam bahasa lain.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Dessert Rose [END]
  • TOUCHED (End)
  • Bumi Milik Sana
  • Satu Hati, Dua Generasi
  •  Holding you
  • Mas Jaksa, Anak Bapak Kos!
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Aza's Project
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • WANITA SATU JUTA DOLLAR
  • Terlanjur Resepsi
  • SIAP, MAS!
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Repair [Completed]
  • reza the fak boi
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Get Me Pregnant [END]
  • Not My Sugar Daddy (END)
  • Bratty Wife

Ketika suami lurus mulai tergoda. [SEBAGIAN PART HANYA BISA DIBACA DI KARYAKARSA] Thian Mahadevan tidak pernah menyangka, bahwa private dinner di hari itu akan membawanya bertemu dengan Dara, yang menjadi 'pelicin' dari rekanan perusahaan tempatnya bekerja. "Kami mengerti, kesepakatan ini bergantung sepenuhnya pada keputusan Bapak Thian selaku Direktur Jaringan dan Digital Banking. Maka dari itu, kami ingin memberi sedikit persembahan di awal, yang kami sebut Dessert Rose. Kami harap, Bapak Thian bisa mempertimbangkan tawaran kami." Pria itu melirik sejenak cincin kawin yang tersemat di jemarinya. Dessert Rose seperti hidangan penutup setelah menyantap makanan utama. Ringan, manis dan cukup dinikmati tanpa beban. ⚠️WARNING Mature content, cheating, bullying, harsh words, nsfw, 21++, harap bijak memilih bacaan. ⚠️DILARANG mempublikasikan karya di platform lain. Dilarang memperbanyak, memperjualbelikan, mengunggah, menulis ulang, memplagiat dan menerjemahkan karya ke dalam bahasa lain.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo