Growing Up (Lanjutan dari MWL)

Growing Up (Lanjutan dari MWL)

  • WpView
    Reads 6,935
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 2, 20163h 57m
WpInfo
Fiction
Social Themes
Buku ini cuma buku terjemahan, versi asli lihat disini: http://www.wattpad.com/story/7153278-growing-up-mwl%27s-sequel Sama kayak MWL, gue cuma nerjemahin buku ini ke bahasa indonesia. All rights belong to cold_lady19. Semua isi yang ada di buku ini bukan punya gue. SINOPSIS: "Aku ingin tumbuh besar" Apakah kamu mengatakan itu ketika kamu masih anak-anak? Aku tahu aku mengatakan itu. Pernahkah kamu menyesal telah bertumbuh dalam suatu hal di hidupmu? Pernahkah kamu berharap kamu bisa menjadi anak kecil yang tidak peduli tentang apapun sekali lagi? Aku tahu kamu pernah. Semua orang pernah. Semakin kamu bertumbuh semakin banyak tantangan, rintangan, dan rasa sakit. Kehidupan menjadi serius. Kamu menjadi serius. Kamu lupa untuk tersenyum pada sinar matahari yang mengenai wajahmu. Kamu terlalu asyik dengan masalahmu untuk tidak menyadari dunia yang indah di sekitarmu. Dan ketika kehidupan menjadi sulit, kamu berharap lebih dari apapun untuk membalikkan waktu dan menjadi anak kecil itu yang tidak mengetahui apapun ketika dia berkata "aku ingin tumbuh besar"
All Rights Reserved
#295
evan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Breath Isn't Mine Anymore
  • Sejarah Terlarang [Tamat] ✓
  • THE KILLS
  • PELUANG: MotoGP Uzair Abedeen
  • ISTERI SANG MAFIA
  • Aku Yang Salah [EDITING]
  • Takdir Tersembunyi 3 (The Closing Part)
  • Kelahiran Kembali Sang Pewaris: Air Mata Permata Laut

"Nama aku bukan Zaki... tapi semua orang di sini terus memanggilku begitu." "Zaki! Fokus, pasien ini bisa mati!" "Aku bukan dokter... aku cuma... perawat..." "Kalau begitu, jadilah dia. Karena kalau tidak, kita semua akan kehilangan lebih banyak nyawa malam ini." --- Dika baru saja menyelesaikan shift panjang di rumah sakit. Matanya lelah, tubuhnya remuk, tapi hatinya tenang. Ia mencintai pekerjaannya sebagai perawat. Hidupnya sederhana: kerja, pulang, istirahat. Tak ada drama. Tak ada kejutan. Sampai sebuah truk menghantam mobilnya di tengah hujan deras. Saat ia membuka mata lagi... dia bukan Dika. Semua orang memanggilnya Zaki. Dr. Zaki. Bukan di rumah sakit tempat ia bekerja, tapi di sebuah rumah sakit lapangan, dalam dunia kacau penuh suara letusan, luka tembak, dan pasien berdarah. Tak ada waktu untuk panik-karena semua orang bergantung padanya. Dika harus berpura-pura menjadi Zaki, dokter yang tampaknya dihormati sekaligus dituntut banyak. Dalam tubuh yang bukan miliknya, ia harus menjahit luka, menolong persalinan, merancang evakuasi-semua di tengah medan perang yang ia tak tahu dari mana asalnya. "Aku bukan Zaki. Tapi... jika aku menyerah, semua ini akan sia-sia." Setiap keputusan bisa menyelamatkan nyawa, atau menghancurkan semuanya. Dika harus menemukan cara untuk bertahan-bukan hanya dari ancaman luar, tapi juga dari dirinya sendiri. Apakah ini hanya mimpi buruk? Hukuman? Atau... kesempatan kedua?

More details
WpActionLinkContent Guidelines