Blue, Moon, and You

Blue, Moon, and You

  • WpView
    Lecturas 47
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ene 24, 2023
WpInfo
Fanfic
Haikyu!!
"Baiklah, kita akan memberi pertunjukan bagus untuk bulan di sana" Atsumu mengadahkan kepalanya sedikit untuk melihat bulan yang dimaksud Shinsuke. Di luar jendela samping kasurnya ia melihat bulan setengah yang kehadirannya sedikit pudar terkena bias cahaya matahari. "Tenang, ini akan menjadi pertunjukan yang bagus hingga bulan tidak menyesal karena telah mengintip kita" semua character © furudate sensei fanfiksi ini © syubbiechubs tolong untuk tidak mengcopy paste fakfiksi saya, fanfiksi ini saya buat berdasarkan ide saya sendiri diperuntukkan bagi umur 18 tahun ke atas dan tidak di bawahnya cover dibantu dengan pinterest
Todos los derechos reservados
#9
shinsukekita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I Need You [Kenma X Hinata](END)
  • Denganmu [SasuHina X Shikamaru]
  • Matahari & Bulan[✓]
  • She is Half of My Life (Shisui x Sakura)
  • Journey of love (SunaOsa)
  • Cintanya Sudah Habis di Masa Lalu
  • あいのはな (ai no hana)  (End) ✔️
  • SORROW
  • 𝐀𝐤𝐚𝐝

"Sampai jumpa nanti," ucap Kenma sambil membawa barang-barangnya. Kuroo juga ikut membantu. Mereka berdua meninggalkan Hinata yang masih terdiam. Ya, laki-laki bersurai jingga itu bernama Hinata Shoyo. Dia adalah pemain inti di klub voli SMA nya. Meski sering diremehkan karena tubuhnya yang pendek dan kecil, dia berhasil membuktikan diri dengan pencapaian yang dia buat. Setiap kali dia melakukan spike, dia akan membuat orang-orang terpana dengan lompatan tingginya yang menakjubkan. Seolah-olah dia sedang terbang. Sebenarnya tidak hanya karena lompatan dan pukulan cepatnya yang membuat dia disenangi dalam klubnya. Kepribadiannya yang ceria dan sering kali menjadi cambuk semangat bagi rekannya, membuatnya bersinar paling terang. Dia bagaikan matahari yang menghangatkan suasana timnya dikala suram. Rambut dan mata yang sewarna matahari terbenam membuat perasaan jadi tenang saat kau menatap dalam mata bulat itu. Tubuh kecil dan rampingnya membuat dia sering disalahpahami sebagai perempuan. Namun, dia memang terlalu cantik dan imut untuk seorang laki-laki. Pertemuan dua laki-laki ini akan menjadi titik awal hubungan mereka. Karena siang butuh malam untuk tetap ada. Dan bulan butuh matahari agar bisa bersinar. "Dan aku butuh kamu untuk mengisi hatiku." . . .

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido