Sayang Tak Terbasuh Hujan

Sayang Tak Terbasuh Hujan

  • WpView
    Reads 6,090
  • WpVote
    Votes 445
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 14, 2023
"Bapak..." Sebait nyeri terlaung lewat perihnya alunan tangis. Sakra menggenggam tangan sang ayah erat, menitikkan air mata tak henti. Bapak mengukir senyum. "Bapak akan selalu bangga menjadi ayahmu." Isakan Sakra terdengar semakin keras. Dia sesenggukan hingga dadanya terasa seperti terhimpit batu besar. "Nak... Hiduplah dengan baik. Raih semua cita-citamu. Ya? Bapak sangat menyayangimu, Sakra." Bapak mengelus pipi Sakra dengan tangan yang berisi infus. "Kamu ... adalah harta Bapak yang paling berharga." Hingga akhirnya mata itu terpejam. Tangan Bapak terjatuh lunglai tanpa daya. "BAPAK!" Kala itu, tangis datang sebagai saksi tentang sulur-sulur luka yang kian lekap memeluknya dengan perih yang menguliti sekujur jiwa tanpa ampun. Instagram : @inyasidhyaa Jangan lupa vote dan komen, yaa 💖
All Rights Reserved
#979
brothership
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • welcome to the month march
  • Sebuah Rasa
  • HILANG [Segera Terbit]
  • GRHYA : Arti Keluarga
  • Paradise
  • DRAMA [Sudah Terbit]
  • Promise Me ( END )
  • JAM 3 SORE

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines