Aku lupa bagaimana rasanya dicintai dengan dingin dan begitu ingin. beberapa kali mencoba membuat aku enggan mengenal cinta, terakhir kali cukup membuat hatiku pilu, di tinggalkan dengan lantang, dan dibiarkan tak bahagia dengan lapang.
Takkala mata elangmu merengguh detakku, ingin segera aku memeluknya dengan utuh. berlarilah, tangan sudah terentang tak berpenghalang. peluklah tubuh lelah ini dengan keikhlasan
"Kamu adalah Tuhanku, Ibuku, Cintaku, Kekasihku, Purnamaku, jiwaku, tetaplah bersamaku" ucap Ali tepat sebelum bibirnya mendarat di punggung tangan wanita yang menahan harunya
~~~
Aku ingin dia membaca ini, aku ingin dia yakin bahwa aku memilihnya, hanya memilihnya.
All Rights Reserved