(gak semuanya) HARUS SEMPURNA

(gak semuanya) HARUS SEMPURNA

  • WpView
    Lecturas 45
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 4, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Kemarin, perkenalan sepekan itu membuat pikirannya terbuka secara total, atau bahkan sampai dia sendiri kehilangan dirinya dan membuat keputusan bodohnya. Menolak zona nyaman hidup yang diinginkan semua manusia, dan memilih hengkang dari Takdir hidupnya-klasik sekali alasannya jika demi mencari jati diri. Tapi, inilah faktanya yang tak bisa ia bohongi. Dia menemukan sisi yang lain dari dalam dirinya. Dia menemukan sebuah goncangan yang membuatnya bahkan kehilangan pengertian siapa dirinya sebenarnya. Persis saat setiap manusia hadir di bumi ini. Mau beragama apakah seseorang? Semua itu tidak ditentukan oleh dirinya, melainkan keluarganya. Lantas, patutkah kita mengatakan keyakinan yang bahkan tidak kita pilih sendiri sejak lahir? Ini bukan tentang perdebatan agama, madzhab atau teman temannya. Semua itu terlalu berat untuk dijelaskan. Ini hanya sebuah polemic dalam hidup seorang lelaki, dengan garis keturunan sebagai bawaan yang mesti menyandang dalam dirinya sampai mati. Tapi dia memilih untuk pergi dan meninggalkan semuanya. Hanya demi, Sebuah pencarian... Tapi mungkin ada bagian babak yang dia lupakan, bahwa dalam setiap babak pencarian selalu ada dua babak yang bersimpangan, satu babak menemukan dan satunya lagi adalah kehilangan. Lantas mau sampai pencarian itu terus dia lakukan jika hanya berujung menyakitkan? Seperti sebuah pepatah, bukan perpisahan yang pada akhirnya akan kita sesali, namun sebuah babak bernama pertemuan itulah yang akhirnya dia sesali dan di sanalah muncul berbagai perandai-an. Andai, Andai dan Andai... Bukankah semua penyesalan selalu bermula dari per-andai-an? Andai bukan kamu? Apakah akan tetap menjadi kita? Atau tetap menjadi kata-yang di dalamnya selalu ada jeda?
Todos los derechos reservados
#17
gusku
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Namamu dalam sujudku
  • Melawan Takdir (Tamat)
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Seindah Senja Kala Hujan
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Assalamualaikum Cinta
  • CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus)
  • Ketukan Takdir
  • LINE OF DESTINY

Diah, seorang santriwati yang overthinking, menjalin cinta virtual dengan Zey. Karena terlalu percaya omongan orang, Diah menuduh Zey tanpa bukti. Sakit hati, Zey memilih pergi. Menyesal, Diah berusaha mendapatkan Zey kembali lewat doa dan usaha . Namun, Zey sudah muak dan enggan memberi kesempatan. Mampukah Diah mengubah takdir melalui doanya, atau semuanya sudah terlambat? --- Bab 1: Perkenalan yang Tak Disangka Bab 2: Percakapan yang Menghangatkan Hati Bab 3: Perasaan yang Tak Bisa Dibendung Bab 4: Pengakuan Pertama Bab 5: Bulan-Bulan yang Manis Bab 6: Kecurigaan yang Menyusup Bab 7: Suara-Suara Asing Bab 8: Ujian Kepercayaan Bab 9: Keputusan yang Disesali Bab 10: Permintaan yang Terlambat Bab 11: Rasa Sakit yang Tak Terduga Bab 12: Pergi untuk Kebaikan Bab 13: Perjuangan Dimulai Bab 14: Mencari Jawaban di Langit Bab 15: Isyarat dari Mimpi Bab 16: Rindu yang Menggerogoti Bab 17: Pesan Tanpa Jawaban Bab 18: Menemukan Cahaya dalam Kegelapan Bab 19: Kabar yang Menggetarkan Hati Bab 20: Kesempatan Terakhir Bab 21: Mengikhlaskan dengan Sepenuh Hati Bab 22: Zey dan Doanya Sendiri Bab 23: Ujian Terakhir Bab 24: Keajaiban dalam Waktu yang Tepat Bab 25: Percakapan yang Penuh Makna Bab 26: Jalan yang Masih Terjal Bab 27: Kesabaran yang Berbuah Manis Bab 28: Jawaban dari Langit Bab 29: Akhir yang Tak Disangka Bab 30: Bersatu Kembali dalam Doa Samarinda Minggu-16-maret-2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido