Rajta Berlina Yanti

Rajta Berlina Yanti

  • WpView
    Reads 368
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 31, 2023
Brughh! Gue ngelihat Rajta yang terdiam. Menatap tas miliknya yang sudah beberapa kali terjatuh dari genggamannya. Perlahan air matanya berjatuhan. Seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi tertahan di tenggorokannya. "Lo kenapa, Ta? Lo nggak papa kan? Tas Lo berat? Biar Gue yang bawain, ya?" tanya gue panik. Ia menggeleng pelan, mengusap air matanya. "Rin, tangan Gue..." "Tangan Lo kenapa?" "Tangan Gue mati rasa. Gue nggak bisa genggam apapun," ujarnya takut. Gue terdiam, menatapnya tak percaya. Seketika hati Gue kerasa sakit. Gue bahkan nggak ngerti kenapa air mata Gue mau jatuh. Tapi Gue nggak mau Rajta tambah panik. Dengan tegar, Gue ngusap rambutnya pelan. "Lo tenang aja, Ta. Seandainya Lo memang nggak bisa lagi bawa apapun, Gue siap jadi tangan Lo. Jangankan tangan, Gue siap kalo cuman untuk gendong Lo kemanapun Lo mau." ...... Pertama kalinya bikin yg tema persahabatan gini. So, kita terus terang aja, ya? Kalau nggak suka nggak papa, mau ngehujat juga nggak papa. Paling lu nya gue taruh di black list😎
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as twins
  • Pertemuan Terakhir
  • Elvio ||on going||
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • ALEYA~~
  • Deep Wound
  • ALSTARAN [END]
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines