Okay, We're Married on July

Okay, We're Married on July

  • WpView
    Reads 2,592
  • WpVote
    Votes 273
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 16, 2025
Aku tidak pernah merasa seputus asa ini sepanjang 29 tahun hidupku. Mungkin ini adalah alasan Tuhan menciptakan manusia bernama Mauren Tedjasukmana. You know, katanya apapun yang Tuhan ciptakan itu tidak ada yang sia-sia, semua punya tujuan. Bahkan masalah percintaanku tidak pernah membuatku se-hopeless ini. Tapi masalah pendidikan di negeri +62 yang menjadi concern hidupku belakangan ini, benar-benar menguras habis energiku. Apakah lebih baik aku menyerah saja? Atau apakah aku perlu percaya bahwa sekecil apapun perubahan yang kita buat, pasti selalu ada impact-nya. *** She asked me first, "Will you merry me?" And I replied, "Are you crazy?" Dia perempuan yang sejak kecil bercerita tentang mimpi-mimpi yang ingin ia wujudkan. Dia bercerita pada seseorang yang bahkan tidak berani bermimpi. Oh bukan tidak berani, tapi memang tidak punya ambisi dalam hidup. It's me. Let it flow. Tapi saat dia bilang ingin menjadi istriku, aku seperti terseret dalam dunia mimpi. Dengan dia, aku menemukan mimpi yang ingin aku gapai. *** Please be wise! Mengandung topik sensitif.
All Rights Reserved
#80
pendidikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • philopobhia
  • My Journey
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Tulip
  • Dreamer
  • MUARA (END)
  • [SUDAH TERBIT] Pit a Pat : Karena Tiap Detak Punya Cerita
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • The Baby's Contract✓
  • Days After We Met
  • Mutualism Symbiosis
  • SUBSTITUTE (LURAH)
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • Midnight Love
  • ISTRI JALUR AFIRMASI [TERBIT]
  • AZIZI [ZeSha] || GXG  [END]✓
  • When I Found You [COMPLETE]
  • DikaRanggi
  • In the Afterlight

Setiap orang pasti ingin mempunyai jalan hidup yang sempurna, seperti setelah tamat SMA kuliah, kemudian lulus tepat waktu, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang diharapkan, jatuh cinta, menikah diusia 25 tahun, punya anak yang lucu-lucu Ya seperti itulah mungkin yang diidam-idamkan oleh kebanyakan kaum hawa, atau hanya aku saja? Tapi pada kenyataannya hidup ini tidak seindah apa yang kita bayangkan Ya... aku harus terima hanya lulusan SMA karena orang tuaku tidak mampu untuk membiayai kuliahku. Bekerja dengan gaji yang tidak sampai UMR, dan membantu keuangan keluarga. Bukan mengeluh sich, hanya saja melihat teman-teman lain yang bisa lulus kuliah dan bisa bekerja di suatu perusahaan membuatku merasa Yaaa... begitulah And I'm still jomblo di usiaku yang sudah 27 tahun ha.. ha... ha... sudah jauh dari apa yang aku impikan selama ini Well... it's okay. I'm singlenya and Verry happy Aku cukup bahagia dengan teman-temanku, paling tidak satnight ku tidak sampai jadi sadnight-lah ha.. ha.. ha.. Sampai suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang merubah hidupku. Dan sampai pada akhirnya aku mempunyai suatu pobhia yang dinamakan Philophobia. Dan... Inilah kisahku

More details
WpActionLinkContent Guidelines