" gara gara kamu!, Wanita yang saya cintai pergi untuk selamanya. Saya sangat benci dan muak melihat wajah kamu!" ~ Reynarthonz Arzielno
" Kamu gadis yang menyebabkan ibu saya meninggal, dan saya benci itu"~Aryo Reynarthonz ~
" Kamu anak pembawa sial, dasar gadis pembunuh! Jangan nampakan wajahmu itu di hadapan aku!" ~ Arsean Reynarthonz
" Gue benci Lo! Karna Lo mama pergi ninggalin kita! Gue benci Lo. Lebih baik Lo mati aja sialan! " ~ Arseano Reynarthonz
" Jangan dekati saya dan jangan sentuh saya, pergi!" ~ Haikal Reynarthonz
*****
Lucia Arandela Reynarthonz, seorang gadis yang tidak pernah diinginkan keberadaannya, lahir ke dunia dengan takdir yang pahit. Bukan karena ia bersalah, tapi segala hukuman dan kebencian ditimpakan kepadanya tanpa ampun. Di rumah, ia dipandang rendah, dihina, dan dikasari, baik dengan kata-kata tajam maupun perlakuan kejam. Di sekolah, ceritanya tak jauh berbeda. Bullying, cemoohan, hingga rumor-rumor buruk yang sengaja disebarkan membuatnya menjadi sosok yang dijauhi semua orang, bahkan oleh mereka yang tidak benar-benar mengenalnya.
Setiap hari adalah perjuangan berat untuk bertahan. Tidak ada yang membela, tidak ada yang menguatkan. Baik di rumah maupun di sekolah, Cia, panggilan Lucia, hanya bisa menggenggam perasaan sakitnya sendiri. Tapi seberapa kuat pun ia mencoba bertahan, ada titik di mana segalanya terasa hampa dan melelahkan.
Ketika Cia akhirnya mencapai titik terendah dalam hidupnya, saat ia merasa benar-benar sendirian dan siap menyerah, datanglah seseorang yang mengubah segalanya. Varel Damien Barack. Sosok yang muncul di tengah kehancurannya dan perlahan membantu Cia bangkit. Bukan hanya menjadi penguat, Varel juga menjadi cinta pertama yang membuat Cia percaya bahwa di dunia ini, masih ada seseorang yang melihat nilai dirinya. Di balik segala luka, apakah Cia akhirnya bisa merasakan kebahagiaan, ataukah ini hanya awal dari perjuangan baru?
(PART MASIH LENGKAP!)
Kembali ke masalalu....
Meskipun itu terdengar gila tapi Zea sangat bersyukur telah mengalaminya, meski hanya kembali pada lima bulan yang lalu dan semuanya sudah terlanjur hancur, Zea berjanji akan mengubah jalan hidupnya.
Zea akan membuat jalan hidup yang bahagia bersama putranya, dia tidak akan membiarkan putranya terbunuh didepan matanya untuk kedua kalinya.
Meskipun putranya adalah hasil dari pemerkosaan yang terjadi secara tidak sengaja, tapi sungguh dengan segenap jiwanya Zea sangat menyayangi anaknya itu.
***
"Ayen dengar Buna kan? Ayo buka matanya, temenin Buna di sini, dunia terlalu jahat sayang."
"Hahahaha, seorang Antagonis ternyata bisa nangis juga."
"Gue emang Antagonis TAPI GUE JUGA PUNYA HATI, KENAPA HARUS ANAK GUE! KENAPA!!!"
"Kalian pembunuh!"
***
"Hah, gue kembali."
"Tuhan terimakasih Tuhan."
"Ayen Buna tunggu kamu ya."
❒❒❒
ASLI KARYA SENDIRI NO COPY COPY KAYAK GAK PUNYA OTAK DAN HATI!
LO YANG BACA CERITA INI JANGAN PERNAH ADA NIAT SECUIL PUN BUAT COPY ATAU PLAGIAT CERITA GUE! LO PIKIR BUAT INI GAMPANG? ENGGAK! MAKANYA JANGAN AMBIL HAK MILIK ORANG
Kalau suka sama cerita ini boleh, tapi gausah ngejiplak kesannya kayak gak punya otak buat mikir karya sendiri
Oke sekian. Maaf terlalu kasar tapi ini DEMI KEBAIKAN BERSAMA