January Still Remember

January Still Remember

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 9, 2023
Akhsa Anantara, cowok dengan kepribadian ramah-tamah, baik, tapi memiliki ego yang tinggi. Bella Zhafira, cewek dengan kepribadian pemalu, perhatian, tapi kalau sudah akrab bisa jadi orang paling berisik. Akhsa dan Bella, dua sosok manusia dengan kepribadian bertolak belakang. Mereka berdua bertemu di 9 hari sebelum pergantian tahun. Dan cerita mereka juga akan dimulai di 9 hari setelah pergantian tahun. Kira-kira apa yang akan menjadi takdir mereka? Teman? Sahabat? Kekasih?
All Rights Reserved
#244
anakkuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bella Atthala
  • My True Love | √
  • Hidden Feelings
  • Can I Say  Love you
  • AKSARAYNA
  • Renandra Retha
  • AKU, KAMU DAN SENYUMAN DIBALIK BUKU
  • ACAK [TAMAT || SEGERA TERBIT]
  • [✔] AKSARASSA
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)

Bella Atthala bukan tipe cewek yang bisa diam di satu tempat. Dengan hoodie hitam, kacamata tebal, dan ekspresi datar andalannya, banyak orang salah sangka. Mereka kira dia pendiam, misterius, dan mungkin sedikit... aneh. Padahal, kenyataannya? Bella adalah sumber keributan nomor satu di SMA Wijaya. Dari debat absurd di kelas, aksi iseng yang nyaris jadi kasus, sampai komentar spontan yang bisa bikin guru garuk-garuk kepala-semuanya sudah jadi rutinitas Bella. Tapi di balik kelakuannya yang blak-blakan, Bella menyimpan luka kecil yang nggak pernah benar-benar ia ceritakan. Sampai akhirnya datang Darel, siswa baru yang hobi diam tapi punya sorot mata tajam. Mereka bagaikan kutub utara dan selatan-tapi semesta seolah sengaja menjodohkan mereka di tiap kejadian konyol dan mendebarkan. Ini bukan kisah tentang cinta yang sempurna, tapi tentang remaja yang sedang tumbuh, mencari arah, dan belajar memahami diri sendiri lewat tawa, air mata, dan perasaan yang tumbuh diam-diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines