Sorrows

Sorrows

  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 10, 2024
WpInfo
Fanfic
Supernatural
"Kenapa lo suka pantai?",tanya seorang gadis cantik berumur 13 tahun itu, yang ditanya hanya diam menatapi ombak dengan tangannya yang memegang kuas serta buku gambar, ia mulai menatap wanita disebelahnya. "Gue ga tau, gue ngerasa tenang aja setiap kita kesini, lo bosen ya nemenin gue disini?" pria itu menatap gadis disebelahnya yang sedang memandangi laut didepannya "Engga ko, selama sama lo perginya gue ga akan pernah bosen, apapun yang lo suka gue juga akan coba suka itu" ucap gadis itu sambil tersenyum, pria itu mulai tertawa kecil sambil mengusap lembut rambut panjang yang tergerai sampai pinggang, lantas bertanya kembali "Kenapa bisa gitu, ga semua yang gue suka harus lo suka juga gab",ucap pria itu sembari menatap langit sore "Karena kita kembar, gue suka semua yang lo suka, lo suka hujan, pantai, wangi cat, dan gue juga suka semua yang lo suka" ucapan gadis itu membuat pria itu tersenyum lebih lebar "Jangan pernah ninggalin gue ya, lo dunia gue, gue Cuma punya lo didunia ini, jangan pernah ninggalin gue dengan alasan apapun, gue bisa mati kalo lo ga ada" Pantai, langit jingga, decitan dan rintik hujan serta bau cat lukis yang sudah lama dipakai menjadi saksi bisu betapa kejamnya dunia kepada gadis yang bernama Gabrielle Alexander Xier Atmadja...
Todos los derechos reservados
#300
evil
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tokoh Utama
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Dear You
  • about us and him ✔️
  • KIARA [End]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • WHO ?
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido