Tikam?

Tikam?

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang laki-laki bermata ruby, kehilangan orang yang ia sayangi. Satu persatu dari mereka menghilang dari dunia. Keadaan mencengkeramnya, membuat ia sulit bernafas. Pertikaian yang tidak bisa dihindari seolah sudah diatur dalam sekejap mata. Semua mimpinya terbang dilangit tidak bisa ia gapai, seolah itu sangat tinggi di angaksa. "𝓉𝒶𝓅𝒾 𝒿𝒾𝓀𝒶 𝓂𝑒𝓂𝒶𝓃𝑔 𝒾𝓃𝒾 𝓉𝒶𝓀𝒹𝒾𝓇, 𝒶𝓀𝓊 𝒶𝓀𝒶𝓃 𝓂𝑒𝓃𝑒𝓇𝒾𝓂𝒶𝓃𝓎𝒶" - Louise Dewantara ______________ plis ya ana malas revisi.💋💋
All Rights Reserved
#5
pertahankan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faith in You : The Seeker
  • DREAM
  • WISHES.
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • LANGIT & BULAN
  • Di bawah Bayangan Sakura
  • Ayo, Kita Sembuh
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Luka dan Malam [END]
  • Rumah Sepasang Luka ✓

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines